Melas Betul! Chelsea Tak Bisa Beli BBM untuk Bus Tim karena Aset Klub Dibekukan

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Minggu, 13 Mar 2022 06:15 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - APRIL 14:  The Chelsea team bus is welcomed by fans prior to the Premier League match between Liverpool FC and Chelsea FC at Anfield on April 14, 2019 in Liverpool, United Kingdom. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Bus Chelsea tidak bisa beli BBM setelah aset klub dibekukan pemerintah Inggris (Getty Images/Michael Regan)
Jakarta -

Chelsea harus menelan pil pahit lantaran terkena imbas dari sanksi pemerintah Inggris kepada Roman Abramovich. Terbaru, kartu kredit atas nama klub Chelsea kini telah diblokir, yang membuat klub tak bisa bertransaksi, termasuk membeli BBM untuk bis tim.

Dilansir dari The Athletic, kartu kredit klub Chelsea kini sudah tidak bisa dipakai sementara waktu. Hal itu dilakukan sebagai sanksi pemerintah Inggris kepada pemilik The Blues, Roman Abramovich.

Pemerintah Inggris sebelumnya telah membekukkan sejumlah aset milik Abramovich yang ada di Inggris, termasuk klub Chelsea. Ini merupakan imbas dari perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina, yang mana taipan Rusia tersebut punya hubungan erat dengan sang Presiden, Vladimir Putin.

Kini, klub asal London itu tidak bisa melakukan transaksi jual beli pemain, memberi kontrak baru ke pemain, hingga dilarang menjual tiket (non terusan) dan suvenir. Bahkan, pemblokiran kartu kredit milik Chelsea ini memberikan dampak besar bagi klub, salah satunya tidak bisa membeli bahan bakar untuk operasional bus tim.

Sebagai informasi, sebuah tim sepakbola pada umumnya menggunakan bus khusus untuk pemain dan ofisial saat melakukan perjalanan antara hotel dan stadion. Bus ini dipakai tidak hanya pertandingan tandang saja, namun juga saat bermain di kandang sendiri.

Apabila rute yang ditempuh cukup jauh, pihak klub menyediakan moda transportasi lain seperti pesawat ataupun kereta. Tentu, biaya perjalanan yang dikeluarkan jauh lebih besar lagi.

Nah, dibekukannya kartu kredit Chelsea punya efek besar terhadap biaya perjalanan tim. Akan tetapi, pemerintah Inggris masih memberikan keringanan dari sanksi tersebut.

Chelsea masih diizinkan melakukan perjalanan ke sejumlah kota dengan maksud tujuan yang jelas. Namun, ongkos perjalanan dibatasi dan tidak boleh lebih dari 20.000 poundsterling (sekitar Rp 373 juta) per pertandingan.

Meski begitu, biaya tersebut dinilai masih kurang untuk melakukan perjalanan darat, apalagi lewat udara. Biaya tersebut bahkan tidak mencukupi untuk mengisi bahan bakar bus milik klub ketika hendak melakukan perjalanan.

Selanjutnya, Chelsea akan melawan Newcastle United pada lanjutan Liga Inggris yang berlangsung di Stamford Bridge. Setelah itu, The Blues akan terbang ke Prancis untuk menghadapi leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan LOSC Lille.

Khusus perjalanan ke Lille, para pemain Chelsea tidak perlu khawatir karena biaya ongkos sudah lunas dibayarkan sebelumnya.



Simak Video "Abramovich Tak Dapat Sepeser Pun dari Penjualan Chelsea!"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)