Tak Sembarangan Mobil Bisa Masuk IKN, Jenis Ini yang Boleh Wara-wiri

ADVERTISEMENT

Tak Sembarangan Mobil Bisa Masuk IKN, Jenis Ini yang Boleh Wara-wiri

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sabtu, 12 Mar 2022 15:23 WIB
Presiden Joko Widodo memampang desain terbaru Istana Kepresidenan Ibu Kota Negara (IKN) dalam peringatan hari ulang tahun Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Jakarta, Rabu (22/12).
Desain Istana Negara di IKN (Arsip Istimewa)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melarang penggunaan kendaraan konvensional berbahan bakar fosil di Ibu Kota Negara (IKN), Nusantara. Konsep transportasi di IKN nantinya adalah mobilitas ramah lingkungan dan cerdas

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, sesuai arahan Jokowi dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, basis transportasi di IKN nantinya adalah green mobility atau mobilitas ramah lingkungan.

"Berikutnya pergerakan dari satu kantor ke kantor lain nanti angkutan umum itu sebagai hierarki tertinggi. Jadi kita akan meminimalisir penggunaan kendaraan pribadi," kata Budi saat ditemui usai meninjau pameran otomotif Jakarta Auto Week di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Sabtu (12/3/2022).

Selain itu, sedang menjadi kajian juga nanti di IKN akan ada kendaraan otonom yang bisa bergerak tanpa pengemudi. Namun, hal itu masih dalam proses pengembangan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meninjau sodetan akses jalan menuju rencana ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur. Sodetan akses tersebut berada di Jalan Tol Balikpapan-Samarinda KM 14.Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meninjau sodetan akses jalan menuju rencana ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur. Sodetan akses tersebut berada di Jalan Tol Balikpapan-Samarinda KM 14. Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden

"Tapi format nanti untuk pengembangan itu ke sana. Cuma sekarang tinggal bagaimana kita akan melakukan itu semuanya dan yang sedang kita koordinadinasikan dengan Kementerian PUPR, terutama masalah infrastruktur. Kita sudah nyiapin, anggaran saya sudah siap tahun ini, kemudian tahun depan juga sudah menyiapkan sampai dengan terwujud arahan Presiden itu," ujar Budi.

Menurut Budi, untuk kendaraan otonom tentunya harus ada revisi Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sebab, kendaraan otonom bisa bergerak tanpa pengemudi.

"Ya cuma nggak pakai pengemudi aja. Mungkin nanti ada guided lane. Mungkin (kendaraan otonom untuk) di angkutan umumnya nanti," sebut Budi.

Sementara itu, Jokowi juga menegaskan pengguna mobil bensin dan diesel sudah dipastikan tidak boleh berkeliaran di ibu kota baru Indonesia ini. Selain itu, IKN Nusantara memprioritaskan mobilitas warga pejalan kaki. Transportasi yang jadi unggulan adalah sepeda dan kendaraan umum ramah lingkungan.

"Jadi, yang senang jalan kaki, silakan pindah ke ibu kota baru, yang senang bersepeda, ingin sehat, juga pindahlah ke ibu kota baru. Kalau yang senang naik mobil, apalagi yang mobilnya pakai BBM fosil, jangan pindah ke ibu kota baru," kata Jokowi dalam peresmian Nasdem Tower di Jakarta, Selasa (22/2) seperti dikutip dari CNNIndonesia.



Simak Video "Jokowi di Depan Masyarakat Suku Dayak: Apakah Betul Mendukung IKN?"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT