Jangan Ada Lagi Pemotor Terobos Jalan Tol, Begini Antisipasi Polda Metro

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Selasa, 08 Mar 2022 16:46 WIB
motor masuk tol
Ilustrasi motor masuk jalan tol (Tangkapan layar)
Jakarta -

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berencana menyiapkan sejumlah langkah pengawasan di pintu masuk tol. Hal ini sebagai bentuk antisipasi terulangnya kejadian rombongan pemotor yang masuk ke Jalan Tol Kelapa Gading-Pulogebang.

Belum lama ini ramai kasus puluhan pengendara supermoto nekat menerobos Jalan Tol Kelapa Gading-Pulogebang. Kejadian tersebut kemudian viral di media sosial dan kini pihak kepolisian telah menindak komunitas supermoto tersebut

Untuk mencegah kejadian tersebut kembali terulang, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan sejumlah langkah khusus. Kini, pihak kepolisian bersama pengelola jalan tol akan meningkatkan pengawasan di pintu masuk tol.

Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Sutikno mengatakan, pihak kepolisian bakal meningkatkan pengawasan di sejumlah titik akses masuk jalan tol. Sehingga ke depannya tidak akan ada lagi pengendara motor yang salah masuk jalur.

"Jadi setiap malam anggota saya bersama pengelola (jalan tol) melaksanakan pengamanan apabila ada kendaraan motor yang mau masuk tol, tentunya kita larang," ujar Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya dilansir NTMC Polri.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum (Subdit Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Jamal Alam menjelaskan, saat ini terdapat dua jenis sistem jalan tol yang diterapkan di Jakarta, yakni terbuka dan tertutup.

"Sistem tol ada yang tertutup dan terbuka, kalau tertutup kendaraan masuk ambil karcis nanti bayar di gerbang tol akhir. Kalau yang terbuka bisa masuk dulu bayar di akhir atau masuk langsung bayar, keluar langsung otomatis keluar," jelasnya.

Dari hasil penyelidikan, pihak kepolisian menemukan jika Jalan Tol Kelapa Gading-Pulogebang yang dilalui komunitas supermoto itu menggunakan sistem terbuka. Sehingga, pengendara motor yang tidak membaca rambu lalu lintas kemungkinan tanpa sadar masuk ke jalan tol itu.

"Hasil survei kita di lokasi tidak ada pintu (gate) tol, jadi jalan menghubungkan untuk ke tol belum ada, belum dilengkapi oleh gate atau gerbang tol. Mungkin ke depan jadi bahan pertimbangan," ungkapnya.



Simak Video "Kisruh Perwira Polisi vs Mertua Berujung Damai, Laporan Dicabut"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)