Penumpang Selamat dalam Kecelakaan Truk Tronton Balikpapan, Ini Fitur Safety Daihatsu Ayla

Tim detikcom - detikOto
Sabtu, 22 Jan 2022 07:06 WIB
Petugas mengevakuasi truk tronton bernomor plat KT 8534 AJ setelah mengalami kecelakaan di Turunan Rapak, Jalan Soekarno-Hatta, Balikpapan, Jumat (21/1/2022). Kecelakaan yang diduga karena truk mengalami rem blong itu mengakibatkan lima orang tewas. ANTARA FOTO/HO/Novi A/pras/nym.
Daihatsu Ayla jadi salah satu korban kecelakaan truk tronton di Balikpapan, Jumat (21/1/2022). Foto: ANTARA FOTO/NOVI ABDI
Jakarta -

Pengemudi Daihatsu Ayla menjadi salah satu korban kecelakaan truk kontainer di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/1/2022). Diketahui seluruh penumpang di mobil LCGC tersebut selamat dan satu kritis. Seperti apa fitur keselamatan yang ada di mobil ini?

Kecelakaan fatal melibatkan truk tronton dan sejumlah pengendara terjadi di Simpang Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/2/2022), sekitar pukul 06.19 WITA.

Truk kontainer yang diduga mengalami rem blong tersebut menabrak para pengendara motor dan mobil yang sedang berhenti di lampu merah. Akibatnya, beberapa korban mengalami luka berat, banyak kendaraan rusak parah, bahkan sampai menimbulkan korban jiwa.

Salah satu korban peristiwa kecelakaan itu adalah pengemudi dan penumpang Daihatsu Ayla dengan nomor polisi KT 1887 NT. Jika menilik situs Simpator Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, mobil itu merupakan Daihatsu Ayla tipe 1.0 X MT.

Mengutip situs resmi Astra Daihatsu Motor (ADM), Ayla 1.0 X MT masih dipasarkan dengan banderolan Rp 128,8 juta on the road Jakarta. Kalau melihat data spesifikasi mobil ini, sistem safety-nya hanya berupa front stabilizer dan 2nd row head rest atau sandaran kursi baris kedua. Kemudian untuk sistem pengeremannya pakai ventilated disc brake/drum dan leading-trailing/mekanis.

Menurut Kasat Lantas Polresta Balikpapan, AKP Retno Ariani, para penumpang di dalam Ayla tersebut selamat. "Yang ada anak-anak, orang tuanya masih hidup. Ibunya selamat, bapaknya kritis," kata AKP Retno Ariani dimintai konfirmasi, Jumat (21/1/2022).

Ariani juga mengkonfirmasi jika kabar yang menyebutkan kedua orang tua meninggal adalah hoax. "Yang (kabar bayi) kedua orang tuanya meninggal, yang bayi nggak benar (hoax)," sambungnya.

Hal serupa disampaikan Ketua BPBD Balikpapan Usman Ali. Dia meluruskan informasi yang benar adalah seorang anak-anak selamat dari kecelakaan maut ini tapi ayahnya kritis.

"Untuk kabar orang tua anak tidak benar kalau meninggal, keduanya masih menjalani perawatan di rumah sakit Kanudjoso Jatiwibowo, Balikpapan," kata Usman saat dimintai konfirmasi terpisah.

Usman mengatakan anak itu mengendarai minibus mini bersama kedua orang tuanya kemudian terseret truk tronton saat sedang di Simpang Muara Rapak.

"Dari CCTV memang korban mengendarai mobil Alya berwarna merah dan terseret jauh terbawa truk," kata Usman. "Dan kabarnya pihak keluarga korban sudah ada di rumah sakit," katanya lagi.

Saksikan juga: Dedikasi Guru Tunarungu, Mengajar 'Sunyi' Selama 15 Tahun

[Gambas:Video 20detik]



(lua/din)