ADVERTISEMENT

Alasan Orang Naik Bus Double Decker, Kejar Gengsi atau Sensasi?

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 03 Des 2021 19:08 WIB
Pengalaman naik sleeper class PO Rosalia Indah
Bus double decker PO Rosalia Indah. Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta -

Membaiknya infrastruktur di Jawa dengan kehadiran tol Trans Jawa membuat industri transportasi darat berkembang pesat. Buktinya, dalam beberapa tahun belakangan ini muncul bus-bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dengan sasis premium dan jenis bodi tingkat (double decker). Kendati harga tiketnya cukup mahal, buktinya banyak penumpang yang memilih bus double decker untuk mengantarkannya mudik atau balik. Apa ya alasannya?

Direktur PT Rosalia Indah Transport FX. Adimas Rosdian Bbuscom, menjelaskan alasan penumpang memilih bus double decker dibandingkan armada lain seperti bus high decker atau ultra high decker. Menurut Adimas, ketika konsumen memutuskan naik bus double decker, mereka tidak hanya mendapatkan sensasi naik bus tingkat saja, tapi mereka juga membeli fasilitas premium yang ditawarkan perusahaan otobus.

Armada bus PO Rosalia Indah di Kantor Pusat, Palur, KaranganyarArmada bus double decker PO Rosalia Indah di Kantor Pusat, Palur, Karanganyar Foto: Luthfi Anshori/detikOto

"Penumpang pilih naik bus double decker karena mereka senang dengan busnya yang gagah dan juga pelayanan kabinnya. Para penumpang melihat faktor fasilitasnya, lalu dari sisi awak busnya, seperti di PO Rosalia Indah itu ada pelayanan pramugara-pramugari yang ekslusif (seperti di pesawat)," kata Adimas kepada detikOto di Karanganyar, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Menurut Adimas, saking cintanya penumpang terhadap bus double decker yang dinaikinya, jika ada unit double decker yang bermasalah, mereka tidak mau diganti dengan bus lainnya, seperti bus single deck.

"Jadi semacam ada kesenangan (atau sensasi) ketika orang naik bus double decker," bilang Adimas.

Di Pulau Jawa sendiri sudah cukup banyak perusahaan otobus yang mengoperasikan armada double decker, antara lain Sinar Jaya, Laju Prima, Agra Mas, Putera Mulya, Rosalia Indah, Harapan Jaya, Gunung Harta, Safari Dharma Raya, Nusantara, Lorena, hingga Murni Jaya.

(lua/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT