Terungkap! Penyebab Kecelakaan di Indonesia Mayoritas karena Faktor Jalan

Tim detikcom - detikOto
Kamis, 28 Okt 2021 15:22 WIB
ilustrasi kecelakaan mobil dan truk, tabrakan
Kecelakaan lalu lintas. Foto: Ilustrasi: Andhika Akbaryansyah
Jakarta -

Angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih terbilang tinggi. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyebut, banyak kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kondisi jalan.

Hasil investigasi pada daerah rawan kecelakaan yang dilakukan oleh KNKT khususnya moda transportasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) menunjukkan bahwa mayoritas penyebab terjadinya kecelakaan dikarenakan faktor geometrik jalan. Dalam siaran pers KNKT disebutkan, salah satu permasalahan terbesar dalam bidang keselamatan transportasi di Indonesia adalah jalan yang bukan secara sengaja dibangun, melainkan jalan yang terlebih dahulu sudah ada kemudian diperlebar dan diperkeras sehingga menjadi bagus.

Jalan yang terbentuk tanpa melalui tahapan sesuai kaidah keselamatan jalan membuat risiko kecelakaan lebih besar. Namun, untuk membuat jalan yang sesuai standar membutuhkan biaya yang sangat besar karena harus membuat jalan baru seperti membuat jalur melingkar. Jika cara tersebut sulit dilakukan, maka solusinya yaitu pada pemasangan rambu atau tulisan berupa imbauan yang menginformasikan adanya bahaya jika melewati jalan tersebut.

"Harapannya dengan sesegera mungkin kita bertindak, meski kecelakaan tidak dapat dihindari namun setidaknya dapat menekan angka fatalitas kecelakaan atau mengurangi jumlah korban lalu lintas," kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.

Memang, banyak kasus kecelakaan lalu lintas dipengaruhi faktor geometrik jalan. Namun perlu diketahui, masih banyak penyebab kecelakaan lalu lintas, termasuk faktor manusia atau human error, faktor kondisi kendaraan dan lainnya.

Tak cuma faktor jalan, banyak juga kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh faktor manusianya. Soerjanto mengimbau kepada masyarakat agar mengutamakan prinsip kejujuran saat berkendara atau dalam bertransportasi.

"Kejujuran yang diterapkan selama melakukan perjalanan akan membuat Anda terhindar dari kecelakaan, baik tunggal maupun tubrukan. Lelah atau mengantuk adalah hal normal biasa yang dialami oleh manusia, maka jujur dan beristirahatlah hingga kedua kondisi itu berlalu dan kembali siap melanjutkan perjalanan," jelasnya.

Yang juga tak kalah penting dalam keselamatan transportasi adalah soal kedisiplinan. Soerjanto menjelaskan bahwa disiplin merupakan poin penting dalam bertransportasi, seperti disiplin menggunakan jalur yang tepat, disiplin dalam membawa barang atau mengangkut orang sesuai dengan ketentuan yang diatur, dan disiplin-disiplin lainnya yang juga turut diterapkan.

Selanjutnya, faktor terpenting berupa kesehatan yang turut menjadi perhatian. Hindari mengemudi saat kondisi tubuh kurang sehat, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. "Mari bersama-sama kita wujudkan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan juga sehat," sebut Soerjanto.



Simak Video "Ringseknya Mobil Rombongan Santri usai Ditabrak Truk di Kediri"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)