Masih Jauh, Kendaraan Listrik Baru Bisa 'Gulung' Kendaraan Bensin 30 Tahun Lagi

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 13 Okt 2021 16:57 WIB
Mobil listrik BMW iX
Ilustrasi mobil listrik BMW. Foto: Dok. BMW
Jakarta -

Pendulum industri otomotif dunia kini bergerak ke tren kendaraan listrik yang ramah lingkungan. Meski sudah cukup banyak pabrikan mobil dan motor yang melahirkan kendaraan listrik, masih perlu waktu antara 20-30 tahun lagi sampai kendaraan listrik benar-benar memiliki populasi besar seperti kendaraan konvensional bermesin pembakaran dalam (ICE).

Seperti diungkapkan praktisi pembuat kendaraan listrik Indonesia, Ricky Elson, jumlah mobil dan motor konvensional yang ada saat ini masih terlalu banyak dan masih menjadi pilihan utama konsumen otomotif dunia. Jumlah pengguna kendaraan listrik pun diyakini tidak akan bertambah signifikan dalam dua, tiga tahun ke depan.

"Sekarang ini kita berbicara tentang percepatan kendaraan listrik. Di dunia itu ada sekitar 1,3 miliar kendaraan, baik mobil atau sepeda motor. Di Indonesia sendiri, menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) itu ada 133 juta kendaraan yang terdiri atas sepeda motor sekitar 110 juta unit dan mobil sekitar 25-30 juta unit," kata Ricky, dalam webinar Strategi Penyiapan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral Dalam Transisi Pengelolaan Energi Bersih Pasca Pandemi COVID-19, Rabu (13/10/2021).

Melihat populasi kendaraan konvensional yang masih begitu besar di Indonesia, Ricky pesimis jika pengguna kendaraan listrik bakal bisa populer dan bisa menggeser mobil dan motor konvensional dalam waktu dekat ini.

"Kalau kita bicara percepatan. Tahun depan (target) lima ribu (pengguna kendaraan listrik), tahun depan seratus ribu, tahun depannya lagi satu juta, masih sangat jauh. Intinya dari kaca mata saya sebagai praktisi, saya melihat kendaraan listrik ini baru benar-benar akan (banyak digunakan) 20-30 tahun lagi," sambung ilmuwan lulusan Universitas Andalas Padang dan Universitas Politeknik Jepang itu.

Pemerintah Indonesia sendiri telah membuat roadmap atau peta jalan kendaraan listrik di Tanah Air. Kendaraan listrik diatur dalam Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

(lua/lth)