Anggota DPRD F-PSI Debat Polisi Kena Ganjil Genap: Tenang, Tak Kena Tilang atau Denda

Tim Detikcom - detikOto
Kamis, 12 Agu 2021 15:28 WIB
Kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap diterapkan lagi di Jakarta pada hari ini, Kamis (12/8). Pemberlakuan ganjil genap mulai pukul 06.00 WIB-20.00 WIB.
Pemprov DKI Jakarta Kembali menerapkan sistem Ganjil Genap Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Hari pertama pemberlakuan ganjil-genap di sejumlah ruas jalan DKI Jakarta diwarnai protes seorang anggota DPRD DKI Jakarta dari F-PSI. Anggota DPRD tersebut dan pelanggar lainnya belum kena tilang atau kewajiban membayar denda.

Setelah selama berbulan-bulan ditiadakan, Kamis (12/8) ini ganjil genap kembali berlaku di wilayah DKI Jakarta. Polda Metro Jaya mengungkapkan ganjil genap ini masih bersifat ujicoba dan akan digelar hingga 16 Agustus.

Hari pertama pemberlakuan ganjil genap, polisi yang bertugas di lapangan memutar balik beberapa kendaraan. Salah satunya ditumpangi Anggota DPRD DKI Fraksi PSI Viani Limardi.

Pada awalnya Viani diizinkan melintas oleh petugas Dishub setelah dia menyebut sebagai anggota DPRD DKI. Namun dia kemudian terkena sekat ganjil genap polisi yang berada 10 meter dari penjagaan petugas Dishub. Di momen itulah terjadi perdebatan. Demikian dikutip dari detikNews.

"Selama ini mobil saya boleh lho," tegas Viani.

"Tidak boleh karena ganjil-genap. Kalau sekarang pakai surat tugas, boleh, sekarang sudah tidak berlaku," jawab polisi.

Viani kemudian bertanya balik pada polisi yang berjaga.

"Oke, saya sekarang tanya Bapak, saya kalau mau ke Penjaringan sekarang lewat mana?" tanya Viani.

"Masuk tol, kalau lewat sini tidak boleh, kecuali kalau besok," sahut polisi.

"Sekarang lewat mana?" tanya Viani lagi dengan nada meninggi.

"Lewat Rasuna Said lurus," ucap polisi.

"Di situ tidak dijaga lagi?" kata Viani yang kembali bertanya.

"Yang tidak boleh Sudirman-Thamrin, Gatot Subroto," papar polisi.

Halaman selanjutnya:

Belum Ada Denda atau Tilang untuk Pelanggar Ganjil Genap

Polda Metro Jaya mengungkapkan belum menjatuhkan sanksi tilang atau denda pada pengendara yang kedapatan melanggar kebijakan ganjil genap. Lalu kapan pihak berwajib akan menerapkan sistem tilang nih?

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purbomo Yogo, Kamis (12/8/2021), menjelaskan alasan mengapa para pelanggar ganjil genap belum mendapatkan surat cinta tilang.

"Nanti kita lihat perkembangannya di lapangan seperti apa, sementara ini akan berlaku sampai tanggal 16 Agustus 2021. Nanti kalau diperpanjang agi kita bicarakan dengan stake holder terkait (pemprov DKI Jakarta)," ujar Sambodo kepada detikOto.

Tercatat sejumlah kendaraan di BUndaran Senayan hari ini diminta untuk putar balik, karena melanggar aturan ganjil genap yang mulai diberlakukan hari ini. Meski demikian Tercatat ada 17 daftar kendaraan yang diizinkan melintas ketika ganjil genap kembali efektif diberlakukan. Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan No. 320 Tahun 2021 terkait Petunjuk Teknis Pelaksanaan Manajamen Kebutuhan Lalu Lintas Dengan Sistem Ganjil Genap pada Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Covid-19.

Kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap diterapkan lagi di Jakarta pada hari ini, Kamis (12/8). Pemberlakuan ganjil genap mulai pukul 06.00 WIB-20.00 WIB.Kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap diterapkan lagi di Jakarta pada hari ini, Kamis (12/8). Pemberlakuan ganjil genap mulai pukul 06.00 WIB-20.00 WIB. Foto: Rifkianto Nugroho

Berikut daftarnya:

1. kendaraan yang membawa masyarakat disabilitas
2. kendaraan Ambulans
3. kendaraan Pemadam Kebakaran
4. kendaraan angkutan umum (plat kuning)
5. kendaraan yang digerakkan dengan motor listrik
6. sepeda motor
7. kendaraan angkutan barang khusus Bahan Bakar Minyak dan Bahan Bakar Gas
8. kendaraan Pimpinan Lembaga Tinggi Negara Republik Indonesia, yaitu:
- Presiden/Wakil Presiden
- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat/Dewan Perwakilan Rakyat/Dewan Perwakilan Daerah
- Ketua Mahkamah Agung/Mahkamah Konstitusi/Komisi Yudisial/Badan Pemeriksa Keuangan
9. Kendaraan Dinas Operasional berpelat dinas, TNI dan POLRI
10. Kendaraan Pimpinan dan Pejabat Negara Asing serta Lembaga Internasional yang menjadi tamu negara
11. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas
12. Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas POLRI, seperti kendaraan Pengangkut Uang (Bank Indonesia, antar Bank, pengisian ATM) dengan pengawasan dari POLRI
13. Kendaraan petugas kesehatan penanganan COVID-19 selama masa penanggulangan bencana nasional yang diakibatkan oleh penyebaran COVID-19
14. Kendaraan mobilisasi pasien COVID-19
15. Kendaraan mobilisasi vaksin COVID-19
16. endaraan pengangkut tabung oksigen
17.Kendaraan angkutan barang pengangkut logistik

Berikut ini 8 titik pengendalian mobilitas dengan ganjil-genap:

  • Jalan Sudirman
  • Jalan MH Thanrin
  • Jalan Merdeka Barat
  • Jalan Majapahit
  • Jalan Gajah Mada
  • Jalan Hayam Wuruk
  • Jalan Pintu Besar Selatan
  • Jalan Gatot Subroto

Sistem ganjil genap berlaku mulai 12-16 Agustus 2021. Sementara waktu penerapannya berlangsung mulai pukul 06.00 WIB hingga 20.00 WIB.



Simak Video "Covid-19 Masih Tinggi, Aturan Ganjil-Genap Penting Nggak Sih?"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)