Intip Spesifikasi Bus Listrik TransJakarta, Bisa Melaju Seberapa Jauh?

Luthfi Anshori - detikOto
Kamis, 05 Agu 2021 10:46 WIB
Bus listrik PO Mayasari Bakti yang akan digunakan armada Transjakarta
Foto: Dok. Mayasari Bakti. Bus listrik PO Mayasari Bakti yang akan digunakan armada TransJakarta.
Jakarta -

Cita-cita menggunakan bus listrik sebagai armada angkutan umum oleh PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) semakin dekat. Salah satu mitra swasta mereka, PO Mayasari Bakti, siap menyuplai 30 unit bus listrik merek BYD yang bisa dioperasikan dalam satu hingga dua bulan ke depan.

Pihak Mayasari Bakti sendiri belum bisa menjelaskan spesifikasi resmi bus listrik dengan konsep low floor atau lantai rendah tersebut, sebab bus listrik tersebut belum resmi diluncurkan. Namun pihak PT Bakrie Autoparts, selaku distributor BYD di Indonesia memberikan sedikit penjelasan.

Seperti diungkapkan CEO Bakrie Autoparts, Dino Ahmad Ryandi, bus listrik tersebut akan menggunakan tipe sasis dan bodi BYD K9. Mengacu kepada spesifikasi BYD K9 di China, bus listrik tersebut memiliki jangkauan 250 km, dengan pengisian baterai normal 6 jam dan pengisian baterai cepat (quick charge) 1 jam.

Mayasari Bakti bermitra dengan Transjakarta untuk pengadaan bus listrikMayasari Bakti bermitra dengan TransJakarta untuk pengadaan bus listrik Foto: Dok. Mayasari Bakti

Jika mengacu pada penjelasan Mayasari Bakti di laman e-Katalog LKPP, bus listrik BYD K9 yang digunakan TransJakarta akan dibekali baterai kapasitas minimal 320 Kwh atau kapasitas yang direkomendasikan oleh APM untuk dapat beroperasi minimal 200 km/hari selama masa garansi minimal 8 (delapan) tahun.

Lanjut Dino menjelaskan, BYD K9 di Indonesia sedikit berbeda dengan yang beredar di China. "Salah satunya adalah, di China menggunakan setir di kiri (LHD) sedangkan di Indonesia setir kanan (RHD)," kata Dino, melalui keterangan tertulis kepada detikOto, Rabu (4/8/2021).

Dino juga mengatakan BYD K9 yang akan mengaspal di Jakarta telah menyesuaikan standar bus single lantai rendah untuk pasar Indonesia. "Kapasitas penumpang bus single BYD K9 mengikuti regulasi di Indonesia, sesuai dengan SUT yang diterbitkan Kementerian perhubungan untuk kapasitas bus maksimum GVW 16 ton," sambungnya.

Penjelasan tersebut sedikit berbeda dengan keterangan di laman e-Katalog LKPP, di mana BYD K9 versi Indonesia adalah model bus listrik lantai rendah berbasis baterai, dengan panjang maksimal 13.500 mm dengan jumlah berat yang diperbolehkan (GVW) maksimal 18.000 kg (18 ton).

Mengacu pada syarat Spesifikasi Teknis Bus Listrik Lantai Rendah Berbasis Baterai-Non BRT dalam Sistem Layanan TransJakarta Tahun 2021, bus listrik TransJakarta memiliki kapasitas angkut minimal 50 orang, dengan asumsi berat standar setiap orang 60 kg.

(lua/lth)