Bertahun-tahun 'Sapu' Jalanan Jakarta, 2 Ton Ranjau Paku Terkumpul

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Rabu, 21 Jul 2021 19:49 WIB
Ranjau Paku Mengintai Pengendara Jakarta Saat PPKM Darurat
Ranjau paku. Foto: Dok. Rohim Saber
Jakarta -

Komunitas Saber (Sapu Bersih) menjadi komunitas yang konsisten memburu ranjau paku di jalanan. Hampir 10 tahun komunitas berdiri, berton-ton ranjau paku telah diperoleh. Hingga kini, ranjau paku masih menghantui pengendara di Jakarta.

Abdul Rohim dari komunitas Saber mengungkapkan secara keseluruhan anggota sejak awal berdirinya Saber sudah lebih dari 4 ton ranjau paku dikumpulkan.

"Kalau saya aktif sebelum komunitas Saber itu terbentuk. Saya dari awal tahun 2010 udah aktif menyapu ranjau. Sampai sekarang masih diberi kesempatan menyapu ranjau," kata Rohim kepada detikcom, Rabu (21/7/2021).

Sejak awal 2010 sampai tahun 2016 saja, Rohim bisa mengumpulkan 1,5 ton ranjau paku. Apalagi sampai sekarang, mungkin sudah sekitar 2 ton dikumpulkan Rohim selama patroli di jalanan Jakarta.

"Kalau dari awal sampai sekarang, saya sendiri sekitar 2 ton. Cuma semua itu udah dilebur, udah dikirim ke tempat peleburan," ujar Rohim.

Selain yang sudah dilebur, saat ini masih ada ranjau paku yang disimpan di rumah Rohim. Bahkan, dari ranjau paku yang diperoleh selama patroli di jalanan Jakarta, ada paku yang layak pakai.

Sisir 200 Meter di Gatsu, Rokhim Kumpulkan 1,5 Kg Ranjau PakuRanjau Paku Foto: Dok. Rokhim

"Sekarang masih ada paku yang sudah disortir, kondisinya bagus, layak pakai, itu masih ada enam ember. Sekitar hampir 2 kwintal ada di rumah," ucapnya.

Kini, saat PPKM Darurat diberlakukan di Jakarta, ranjau paku masih mengintai pengendara, terutama sepeda motor. Bahkan, pernah suatu hari Rohim mendapatkan ranjau paku yang cukup banyak, bisa mencapai 1 kg dalam satu hari.

Rohim mencatat, ada beberapa ruas jalan di Jakarta yang rawan ranjau paku. Berikut daftar titik rawan ranjau paku di Jakarta, menurut Rohim:

- Jalan Gatot Subroto mulai Flyover Slipi sampai Pancoran
- Jalan MT Haryono setelah Pancoran sampai Cawang
- Cawang mengarah ke Kampung Melayu
- Jl. TB Simatupang
- Jl Letjen Suprapto, Galur mengarah underpass Senen
- Jalan Gunung Sahari mengarah Mangga Dua
- Grogol mengarah Roxy.

Untuk itu, saat melewati jalan yang ranjau paku di atas, Rohim menyarankan agar mengurangi kecepatan agar tak menjadi korban ranjau paku.

"Apalagi kecepatan tinggi, terus beban berat atau berboncengan, tekanan angin kurang, itu mudah terkena ranjau itu," katanya.



Simak Video "Awas! Ini Jalanan Jakarta yang Rawan Ranjau Paku Selama PPKM Darurat"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)