Kota Kecil di Swiss ini Pakai Bus Listrik untuk Transportasi Dalam Kotanya

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Senin, 12 Jul 2021 09:57 WIB
Mercedes-Benz eCitaro mit vollelektrischem Antrieb, Exterieur, gelb, 2 x elektrischer Radnabenmotor, 2 x 125 kW, 2 x 485 Nm, 7 Festkörperbatterien, 63 kWh pro Festkörperbatterie, Preventive Brake Assist, Sideguard Assist, Länge/Breite/Höhe: 12.135 /2.550/3.400 mm, Beförderungskapazität: 1/86 

Mercedes-Benz eCitaro with all-electric drive, exterior, silver metallic, 2 x electric hub motor, 2 x 125 kW, 2 x 485 Nm, 7 solid-state batteries, 63 kWh per solid-state battery, Preventive Brake Assist, Sideguard Assist, length/width/height: 12135 /2550/3400 mm, passenger capacity: 1/86.
Ilustrasi bus listrik Mercedes-Benz eCitaro yang digunakan di kota Basselland, Swiss Foto: Daimler AG/Dominik Plüss on behalf of Base
Jakarta -

Kota kecil Basselland atau Basel-Landschaft yang terletak di barat laut Swiss, mulai menggunakan bus listrik untuk transportasi umum dalam kotanya. Per Juli 2021 ini, mereka akan menggunakan armada bus Mercedes-Benz eCitaro untuk rute no. 37 di kota Baselland.

Atas dasar peduli lingkungan, mereka saat ini mencoba lima unit bus listrik terlebih dahulu. Namun, delapan unit bus listrik dengan spek yang sama sudah menanti untuk dikirim pada tahun ini.

"Pengoperasian bus listrik ini merupakan proyek pilot. Dalam waktu dekat, delapan unit Mercy eCitaro akan digunakan oleh Basselland Transport AG (BLT) untuk armada bus dalam kotanya," tulis Dailmer di rilis resminya.

Ciri khas bus dalam kota, di beberapa negara Eropa, adalah warna kuning-nya. Namun khusus di Mercy eCitaro alias bus listrik ini, mereka menambahkan tulisan kampanye 'Clean Power. 100% electric' yang dalam bahasa Indonesia berarti 'tenaga yang bersih, 100% listrik'.

Spesifikasi bus listrik Mercy eCitaro yang mereka gunakan ini, rasanya cukup mumpuni untuk sebuah rute panjang. Mercedes-Benz menanamkan baterai berkapasitas 441 kWh di bus ini.

"Karena baterainya yang berukuran dan berkapasitas cukup besar, makanya bus ini punya jangkauan yang cukup luas. Untuk alasan ini, bus listrik eCitaro ini cukup untuk mengoperasikan rute no. 37 seharian tanpa harus melakukan pengecasan di tengah rute," tulis Daimler.

Klaimnya, bus listrik ini baru akan dicas full pada saat malam hari ketika tidak beroperasi. Mobil listrik ini akan bermalam sambil di-charge di depot Oberwill-Hueslimatt.

Penggunaan bus listrik seperti ini, diklaim oleh Daimler dan juga BLT lebih hemat energi dan hemat perawatan. Sehingga proyek penggantian bus berbahan bakar fosil ke bus listrik, pelan-pelan akan dijalani oleh BLT selaku operator bus dalam kota di Basselland, Swiss ini.



Simak Video "Akhir Tahun 2021, Kenya Akan Rilis 50 Bus Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(mhg/din)