Keren, GM Lahirkan Baterai Lithium dari Panas Bumi

M Luthfi Andika - detikOto
Rabu, 07 Jul 2021 19:43 WIB
Produksi baterai Lithium Ion General Motors
Pabrik Lithium Ion General Motors Foto: Pool (youtube General Motors/Youtube)
Jakarta -

Coba keluar dari kebutuhan akan baterai mobil listrik yang didapatkan dengan cara impor, General Motors (GM) coba merangkak keluar dengan memproduksi baterai lithium ion sendiri. Kerennya produksi baterai lithium ion GM, diproduksi menggunakan panas bumi yang diubah menjadi baterai lithium ion.

Dikutip Motortrend, investasi besar digelontorkan GM untuk bisa melahirkan baterai lithium ion dengan cara mengubah panas bumi menjadi bahan dari baterai lithium ion. Dikatakan pabrik baterai lithium ion milik GM ini akan dibangun di California dekat dengan laut Salton.

Teknologi terbaru GM ini menjadi teknologi baru yang belum pernah diterapkan oleh perusahaan manapun, dijelaskan untuk bisa memproduksi baterai lithium ion GM akan menggali tali hingga kedalaman tertentu untuk mendapatkan hawa panas bumi untuk menghasilkan garam lalu diproses dalam satu lab besar yang disebut Controlled Thermal Resources Facility di California, lalu di diekstrasi menjadi baterai lalu. Lalu untuk menghilangkan hawa panas kembali dikembalikan ke dalam tanah.

GM memastikan kimia beracun atau karbon dioksida yang dihasilkan untuk memproduksi baterai lithium ion, akan disimpan dan dibuang dengan benar agar tidak menghasilkan polusi kembali.

Produksi baterai Lithium Ion General MotorsProduksi baterai Lithium Ion General Motors Foto: Pool (youtube General/Youtube)

Pabrik baterai lithium ion yang disapa Hell Kitchen Lithium and Power ini dikatakan akan memproduksi sebanyak 20.000 ton lithium per tahun pada tahap pertama, sekaligus akan menghasilkan energi listrik bersih hingga 49,9 megawatt untuk dijual.

[Gambas:Youtube]





Simak Video "RI Mulai Pembangunan Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Pertama di Asia Tenggara!"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)