Pasokan Honda Tersendat Membuat Konsumen Batalkan Pesanan

M Luthfi Andika - detikOto
Rabu, 09 Jun 2021 18:49 WIB
Pemerintah RI melalui Kementerian Perindustrian baru saja merilis PPnBM. Salah satu poin pentingnya yakni mengekspor kendaraan ke Australia.
Ilustrasi mobil baru Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Tak hanya konsumen Toyota yang mengeluhkan harus lama menunggu unit dan pada akhirnya tidak mendapatkan insentif PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) 0 persen. Hal serupa dialami konsumen Honda mobil. Aduh ada apa nih?

Dalam penelurusan detikOto, konsumen Honda harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan unit baru. Bahkan salah satu sales Honda mobil mengatakan kurangnya supply kendaraan Honda menyebabkan beberapa konsumen membatalkan pesanannya.

"Untuk pemesanan Honda CR-V sampai bulan Juli-Agustus (perkiraan unit datang), jika begini terus ini bisa pindah ke tetangga atau brand lain," ungkap seorang sales Honda kepada detikOto.

Sales Honda mobil mengatakan setidaknya ada 20-30 persen pesanan konsumen yang dibatalkan karena terlalu lama mendapatkan unit.

Skema Diskon PPnBM Mobil 1.501-2.500 ccSkema Diskon PPnBM Mobil 1.501-2.500 cc Foto: Pool

"Unit yang terkena PPnBM (mendapatkan insentif pajak PPnBM) ada beberapa yang sudah melakukan pemesanan bulan lalu, ada yang batal ada yang lanjut (meski hanya mendapatkan insentif pajak PPnBM 50 persen. Konsumen yang batal akibat terlambat supply mencapai 20-30 persen," katanya.

Sales Honda ini mengakui batalnya pesanan unit kendaraan baru Honda juga disebabkan mulut manis sales promotion yang membuat konsumen kecewa.

"Penyebab batalnya pemesanan unit baru karena tidak mendapatkan PPnBM 0 persen ini biasanya tidak clear di awal, karena dijanjikan di awal dapat 0 persen tapi tidak ada supply-nya jadi membatalkan, atau bisa juga mereka melakukan pembelian di diler lain.



Simak Video "Berkat Diskon PPnBM, Penjualan Honda di GIIAS Tembus 1.511 Unit"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)