Banyak Orang Pengin Naik Bus Double Glass, Tapi 'Kecewa' Saat Masuk Kabin

Luthfi Anshori - detikOto
Sabtu, 05 Jun 2021 19:07 WIB
Bus double glass (kaca ganda)
Bus double glass buatan Adiputro. Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta -

Bus double glass memiliki tampilan yang keren dengan kaca depan ganda. Tidak heran permintaan penumpang terhadap bus model ini pun cukup tinggi. Meski banyak orang suka dengan bus double glass dan ingin menaikinya, banyak juga di antara mereka yang kecewa saat masuk kabin. Kenapa ya?

Dijelaskan Ketua Umum BisMania Community, Zaenal Arifin, bus double glass memang memiliki tampilan yang gagah dan keren. Dengan konsep kaca depan ganda, bus double glass memiliki kesan premium seperti bus double decker.

Tapi apa yang terlihat bagus di luar, belum tentu terlihat bagus di dalam. Menurut Zaenal, bus kaca ganda memiliki kekurangan lantaran bisa mengganggu visibilitas penumpang, khususnya penumpang di bagian depan.

"Sebenarnya kita selaku pengguna ya, (bus) ada sekatnya, pemandangan (ke depan) jadi kurang. Jadi kadang mau melihat (objek) yang ada di bawah harus jongkok dulu. Dari tampilan luar sih memang terlihat keren, bahkan di Eropa pun nggak ada bus double glass (single deck)," kata Zaenal, melalui sambungan telepon kepada detikOto, Jumat (4/6/2021).

Ditambahkan Zaenal, penumpang depan bus double glass bakal lebih tersiksa lagi jika menaiki bus berbodi HD (High Deck). Karena posisi sekat biasanya akan lebih turun lagi.

Terminal Pondok Pinang ramai didatangi warga. Mereka datang ke terminal untuk mudik usai pemberlakuan larangan mudik Lebaran berakhir beberapa waktu lalu.Ilustrasi bus double glass Foto: Ari Saputra

"Kalau di bodi HD itu akan nyiksa banget buat pengguna, karena kan busnya lebih pendek dibanding SHD," sambung Zaenal. Sebagai gambaran, bus HD Adiputro memiliki tinggi 3,7 meter, sedangkan bus SHD Adiputro tingginya 3,8 meter.

Tapi tentunya rasa ketidaknyamanan itu hanya akan dirasakan oleh penumpang bagian depan saja ya. Sementara bagi penumpang di belakang yang tidak terlalu berorientasi pada pandangan ke depan, rasanya tidak terlalu terganggu dengan keberadaan sekat di kaca depan bus tersebut.

Dan baru-baru ini, industri karoseri bus juga mulai kembali menerima pesanan bus dengan kaca single untuk memenuhi permintaan konsumen di segmen ini.

Bus Baru PO ANS menggunakan bodi garapan karoseri Morodadi Prima dengan konfigurasi kaca depan single glass (satu kaca).Bus PO ANS menggunakan bodi Morodadi Prima dengan kaca depan single glass (satu kaca). Foto: Dok. Morodadi Prima

"Sekarang ada beberapa karoseri yang inovasi dengan model bus tanpa topi. Kayak kemarin PO ANS bikin bus tanpa topi pake bodi New Patriot (Morodadi Prima). Terus dari Ungaran, Laksana juga mulai buat lagi bus tanpa topi. Dan memang kalau bus sudah tanpa topi, gagahnya beda, tapi untuk pandangan penumpang jadi lebih jelas," jelas Zaenal.



Simak Video " Kenalan dengan Bus Double Glass yang Diminati PO- penumpang"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)