Polisi Pastikan Pemudik yang Lolos Bakal Kena Sekat di Pos Berikutnya

Tim detikcom - detikOto
Rabu, 12 Mei 2021 09:27 WIB
Kendaraan Baracuda disiapkan cegah pemudik terobos pos penyekatan di Bekasi
Penyekatan pemudik. Foto: Yogi/detikcom
Jakarta -

Beberapa pemudik lolos penyekatan. Contohnya, ratusan pemudik naik motor lolos dari penyekatan di Kedungwaringin, Bekasi.

Ratusan pemudik kembali yang memadati jalur Kedungwaringin, Bekasi menyebabkan kemacetan panjang. Polisi kemudian melakukan diskresi dan meloloskan para pemudik tersebut.

Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Pol Istiono memastikan pemudik yang lolos akan terjaring di pos penyekatan berikutnya. Ia meminta masyarakat untuk tidak mudik daripada disuruh putar balik.

"Langkah cara bertindak kita di lapangan adalah kita alirkan supaya diterima oleh pos-pos penyekatan berikutnya yang memang sudah kita bangun berlapis-lapis di Jakarta sampai Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Itu bagian dari dinamika yang harus kita kelola selama 24 jam untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 semaksimal mungkin," kata Istiono dikutip Korlantas Polri.

Sementara itu, Isiono mengatakan kondisi lalu lintas ke arah Jawa Tengah terpantau sepi. Dia menyebut penyekatan pemudik dinilai efektif dalam meminimalisir pergerakan masyarakat.

"Saya tadi lihat pantauan di jalan-jalan tol cenderung turun dan landai. Sekarang berada di rest area KM 249 juga cenderung turun dan landai," ucap Istiono, kemarin.

Menurut Istiono, kondisi lalu lintas hanya didominasi oleh angkutan barang maupun logistik. Ada pula kendaraan pribadi yang memang memiliki kepentingan untuk melakukan perjalanan sesuai dengan Surat Edaran Satgass COVID-19. Istiono menyebut, 150 ribu kendaraan telah diputar balik.

"Dominasi kendaraan yang lewat itu di dominasi angkutan barang. Langkah-langkah putar balik arah untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini selama 5 hari 150 ribu," katanya.



Simak Video "Dosen Debat Gibran di Lokasi Penyekatan, Enggan Dites Swab"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)