Jurnal Jisel

Bertemu Teman-teman Istimewa di Surabaya, Disable Motorcycle Indonesia

Jurnal Jisel - detikOto
Senin, 26 Apr 2021 10:34 WIB
Jisel Tiba di Surabaya
Jisel sampai di Surabaya dan bertemu teman-teman istimewa dari Disable Motorcycle Indonesia ( Jurnal Jisel)
Bangkok -

Rasaya tak ada yang tak sedih saat harus beranjak pergi meninggalkan Bali. Itu juga yang Jisel rasakan pada saat harus berkemas pergi menyiapkan perjalanan berikutnya menuju Surabaya. Tapi perjalanan harus dilanjutkan, Eleonora Ajisela Agrippina (Jisel) sudah ditunggu teman-teman yang sangat istimewa di Kota Pahlawan..

Perjalanan menuju Surabaya ditempuh dengan jarak sekitar 400 km. Dari Pelabuhan Ketapang sampai Surabaya, Jisel mengambil rute yang umum dilalui kendaraan baik kendaraan pribadi maupun kendaraan pengangkut barang. Melalui Probolinggo - Pasuruan, Jisel tidak menemui kendala berarti sepanjang perjalanan.

Walau begitu Jisel tetap harus waspada karena berhadapan dengan banyak kendaraan besar pengangkut barang. Di rute ini banyak tempat persinggahan yang dapat ditemui seperti tempat makan dan SPBU yang dapat digunakan untuk beristirahat.

Perjalanan panjang yang sudah dilalui cukup menguras stamina Jisel, tapi semangat masih tetap berkobar. Dengan tetap memakai skema riding 2-1 atau 3-1, Jisel istirahat selama 1 jam setelah berkendara selama 2 atau 3 jam disesuaikan dengan kondisi.

Jisel Tiba di SurabayaJisel Tiba di Surabaya Foto: Jurnal Jisel

Untuk perjalanan jauh dengan menggunakan motor, posisi riding bisa sangat mempengaruhi stamina berkendara. Posisikan duduk jangan terlalu ke depan atau belakang jok motor.

Untuk detikers pengguna motor bertangki, posisikan paha menekan tangki motor. Selain membuat tidak cepat lelah, posisi seperti ini juga dapat membuat motor yang dikendarai lebih stabil dan memaksimalkan handling saat bermanuver. Sementara untuk detikers pengguna motor bebek atau matik, posisikan lutut agak masuk ke dalam sayap motor.

Komunitas Motor Penyandang Disabilitas

Di Surabaya Jisel sudah ditunggu kegiatan untuk riding bareng dengan komunitas Syndicate Kawasaki dan Disable Motorcycle Indonesia (DMI). DMI berdiri untuk menampung pengendara motor penyandang disabilitas di seluruh daerah.

Bukan hanya sekedar sebagai sarana silaturahmi, tetapi juga untuk bertukar info berbagai macam pekerjaan, pengurusan SIM khusus penyandang disabilitas, dan juga bertukar informasi mengenai bengkel yang dapat melakukan modifikasi motor secara khusus.

Ya, untuk dapat beraktivitas sehari-hari, mereka mengandalkan motor yang sudah dimodifikasi agar bisa mengakomodir kondisi mereka. Jisel berkesempatan untuk mewawancarai salah satu anggota DMI, namanya Intan.

Intan bergabung DMI untuk dapat bersilaturahmi sesama penyandang disabilitas. Keterbatasan Intan sebagai penyandang disabilitas tidak membuat dia diam berpangku tangan saja.

Jisel Tiba di SurabayaJisel Tiba di Surabaya Foto: Jurnal Jisel

Pada awalnya Intan merasa minder atas kondisinya. Seringkali dikucilkan oleh lingkungan sosialnya terutama saat di bangku sekolah. Tapi keinginan Intan untuk maju dan mandiri jauh lebih besar dibandingkan rasa mindernya. Dengan dukungan dari kedua orang tuanya, Intan bangkit dengan beraktivitas sehari-hari menggunakan motor yang sudah dimodifikasi menjadi roda tiga.

Motor inilah yang saat ini setia menemani Intan untuk berkegiatan dari rumah menuju warungnya. Bahkan dengan DMI Intan sudah pernah touring sampai ke Sampang, Madura.
Dapat bertemu dan ngobrol banyak dengan Intan sangat membuka pikiran Jisel terhadap kondisi para penyandang disabilitas.

Mereka tidak ingin dikasihani karena keadaan mereka, tetapi jelas membutuhkan perhatian lebih dari kita sebagai orang yang diberikan kelebihan oleh Tuhan. Jisel berharap kedepannya dapat menggandeng ATPM dan pihak pemerintah terkait untuk memberikan pengetahuan, edukasi dan fasilitas yang baik bagi para pengendara motor penyandang disabilitas.

Perjalanan Jurnal Jisel Riding To Bali ini diakhiri dengan manis di Surabaya. Buat Jisel ini lebih dari sekadar riding atau touring biasa. Perjalanan ini mengajak dirinya untuk belajar lagi. Belajar mengenai kehidupan yang beragam. Belajar tentang kebesaran dan kekayaan Indonesia. Belajar dari orabg-orang spesial yang tak kenal lelah dan menyerah.

Selamat Hari Kartini, perempuan-perempuan hebat Indonesia.



Simak Video "Riding Bersama Disable Motorcycle Indonesia di Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)