Awasi Pemudik Pakai Motor, Polisi Sekat Jalan Tikus

Tim detikcom - detikOto
Rabu, 14 Apr 2021 10:55 WIB
Jakarta -

Pemerintah melarang mudik lebaran tahun ini. Seperti tahun lalu, pihak kepolisian akan menggelar penyekatan untuk mencegah masyarakat mudik.

Larangan mudik ini diberlakukan pada 6-17 Mei 2021. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya akan melakukan penyekatan kendaraan yang keluar dari Jakarta. Sampai jalan tikus pun akan ada penyekatan.

"Ada sekitar 16 titik 'jalan tikus' di wilayah DKI Jakarta dan penyangga," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo dikutip dari Antara.

"Contoh misalnya, seperti Pebayuran di Karawang, kemudian ada jembatan yang menuju ke arah Tanjung Pura Karawang, kemudian Cibarusa yang ke arah Cianjur, kemudian ruas-ruas jalur lain yang menuju ke arah dari Tangerang menuju ke Banten," ujarnya.

Sambodo menegaskan, jalan tikus itu akan dijaga semua. Hal ini dilakukan untuk mencegah lolosnya pengendara yang nekat mudik.

Kata Sambodo, penyekatan pemudik di jalan tikus ini untuk menghalau pemudik yang menggunakan sepeda motor.

"Tidak hanya kepada roda empat atau lebih, tetapi juga khususnya kepada pengendara, pemudik roda dua yang diduga juga nanti akan banyak juga yang melaksanakan mudik menggunakan sepeda motor," ujar Sambodo.

Sambodo mengatakan jajarannya masih memetakan rute alternatif lainnya dan akan menyiapkan pos pengamanan di jalan tikus.

"Nah itu nanti menjelang tanggal 6 Mei akan kita maping dan akan kita dirikan pos-pos pengamanan di titik-titik itu, untuk melakukan pemeriksaan dan penyekatan," katanya.

Brigjen Pol. Roma Hutajulu, Kepala Biro Pembinaan Operasi Sops Polri, sebelumnya mengatakan penyekatan pemudik tahun ini lebih berlapis. Dia menyampaikan, untuk penyekatan pemudik tahun ini pihaknya akan menerapkan cara yang lebih efektif.

Roma menuturkan, pihaknya menyiapkan 333 titik penyekatan pemudik yang tersebar dari Lampung sampai ke Bali. Berbeda dengan tahun lalu, penyekatan pemudik tahun ini lebih berlapis.

"Mungkin begitu keluar dari Jakarta, ataupun perbatasan tol antara Jakarta kota dengan Bekasi, kemudian Bekasi masuk ke Karawag, begitu juga nanti Karawang-Cikampek dan seterusnya kita bagi beberapa titik penyekatan. Kalau lolos dari satu titik, masih disambung titik berikutnya. Tahun lalu memang full kekuatan di Cikarang Barat," ucapnya.

(rgr/din)