Cara Isuzu Akali BBM Biar Tetap Irit

M Luthfi Andika - detikOto
Senin, 12 Apr 2021 17:11 WIB
Ekspor perdana Isuzu Traga baru saja diresmikan. Mobil ini dirakit di pabrik Isuzu Karawang Plant, Jawa Barat. Yuk lihat prosesnya.
Isuzu Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Efisiensi bahan bakar minyak (BBM) jadi hal wajib bagi pengusaha untuk bisa mendapatkan untung yang besar. Sadar akan hal tersebut, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) memiliki cara jitu untuk mewujudkannya.

Dalam rilis yang diterima detikOto, General Manager Technical Product Support PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Beny Dwiyanto menyebutkan, Isuzu sangat peduli terhadap efisiensi customer-nya. Apalagi, IAMI banyak bergerak di segmen kendaraan komersial yang jam operasionalnya sangat padat.

Beny menjelaskan dengan cara yang jitu untuk bisa menekan efisiensi, Isuzu mengandalkan teknologi commonrail untuk mesin kendaraan komersial, yang diklaim memiliki pembakaran yang lebih sempurna.

Sedangkan, untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai cara mengemudi yang baik dan benar, sejak beberapa tahun terakhir ini Isuzu secara rutin terus memberikan edukasi kepada para pengemudi dari fleet customer.

Ia menuturkan, pelatihan terhadap para pengemudi ini penting agar mereka dapat memahami karakter mesin Isuzu. "Rata-rata pengemudi yang mengikuti training di Isuzu setelah kembali ke perusahaan tempat kerjanya mereka mampu menghemat BBM sekitar 20-30%. Hal ini terjadi karena karakter mengemudi mereka telah diubahkan," paparnya.

Isuzu Beri pelajaran pada Sopir cara berkendara irit.Isuzu Beri pelajaran pada Sopir cara berkendara irit. Foto: dok. Isuzu

Beny menyampaikan, selain mengajari cara mengemudi yang baik dan benar, para sopir tersebut juga diberikan pengetahuan tentang keamanan berkendara dan kemampuan melakukan servis ringan.

Fauzan Muhamad, salah seorang pengemudi yang mengikuti pelatihan eco driving di Isuzu Training Center Bekasi, mengatakan pelatihan yang diberikan Isuzu tersebut sangat penting dan bermanfaat bagi para pengemudi.

Salah satu contohnya adalah teknik mencapai performa maksimal dengan torsi yang rendah atau flat sekaligus menghemat BBM.

"Penghematannya sekitar 10-20% jika melewati jalan non-tol dan 30% jika melewati jalan tol karena kecepatannya bisa lebih konstan," ungkap Fauzan yang sudah 6 tahun bekerja di PT Dokota Buana Semesta. Hal senada juga diungkapkan oleh sejumlah sopir yang mengikuti pelatihan di Isuzu Training Center.

Penjualan Isuzu Mulai Tumbuh

Dalam rilis Isuzu dijelaskan penjualan kendaraan komersial di Indonesia pada awal tahun 2021 ini mengalami peningkatan. Hal itu terjadi karena meningkatnya kebutuhan kendaraan komersial di sektor logistik sejak pandemi COVID-19 tahun lalu. Kendati demikian, para pelaku usaha sektor logistik tetap memperhatikan faktor efisiensi sebagai pertimbangan mereka memilih armada.



Simak Video "Selamat Tinggal, Isuzu Panther!"
[Gambas:Video 20detik]