Stiker Masuk Tol Tanpa Setop Ditempel di Lampu Mobil, Kalau Dicopot Orang Gimana?

M Luthfi Andika - detikOto
Rabu, 24 Mar 2021 15:52 WIB
Salah satu lokasi uji coba RFID di Gerbang Tol Semanggi 1.
Ilustrasi Flow yang bisa membaca sistem RFID Foto: Achmad Dwi Afriyadi
Jakarta -

Sistem Radio Frequency Identification (RFID) atau transaksi non tunai dan non kartu di jalan tol bakal makin marak di Indonesia. Kini PT Jasa Marga mulai mensosialisasikan stiker RFID ke komunitas mobil, salah satunya Avanza Veloz Velotizy (Veloz Community).

Namun stiker RFID ini bukan tidak memiliki kekurangan di mata detikoto dan komunitas mobil. Seperti yang disampaikan Ketua Velozity Chapter Jakarta, Fannyansyah saat menguji RFID di jalan bebas hambatan atau jalan tol.

"Stiker RFID ini jauh lebih praktis dibandingkan menggunakan Obu Mandiri, karena Obu mandiri bisa dikatakan memiliki harga yang lumayan. Sedangkan stiker RFID ini masih bisa terbaca meski tertutup kardus, hujan lalu lampu tertutup kotoran juga masih bisa terbaca. Selain itu meski dicuci stiker RFID ini tidak akan rusak, " kata Fanny.

Meski demikian harus diakui, berbentuk stiker dan terpasang tepat di depan headlamp atau lampu utama, risiko rusak karena dicabut oleh oknum jahat bisa saja terjadi.

Stiker RFIDStiker RFID Foto: Dana Aditiasari-detikFinance

"Selain itu penggunaan stiker ini tidak ada on atau off atau artinya stiker ini terus berfungsi, jadi saat mobil saya tidak digunakan oleh saya maka bisa saja saldo dalam stiker tersebut akan tersedot. Selain itu jika melakukan pergantian mobil stiker ini tidak bisa dipindahkan ke mobil baru, karena tercabut chip langsung rusak," ujar Fanny.

"Selain itu kenapa di lampu kanan? Selalu ada di situ memang dianjurkan di lampu kanan, jadi sepertinya sensornya ada di lampu kanan untuk bisa membaca, tidak bisa di kaca layaknya Obu mandiri," Fanny menambahkan.

Saat detikOto merasakan langsung sistem stiker RFID, detikoto merasakan sensor terlalu dekat untuk bisa membaca stiker, sehingga mobil terasa sangat dekat saat palang pintu tol terangkat. Seharusnya Sensor bisa ditaruh jauh dari pintu palang tol, sehingga saat mobil melintas pengendara bisa melihat pintu tol sudah terbuka dengan jarak yang masih bisa dilihat pengendara.



Simak Video "Menjajal Bayar Tol Tanpa Berhenti di Wilayah Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)