Anies Mau Larang Mobil 10 Tahun ke Atas Masuk DKI, Pengamat: Susah Diimplementasikan

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 02 Mar 2021 11:56 WIB
Kemacetan kendaraan terlihat di sejumlah ruas jalan Ibu Kota. Kemacetan tersebut terlihat di hari terakhir penerapan PPKM di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin membatasi usia mobil di Jakarta. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin menekan populasi mobil di Jakarta, dengan cara membatasi usia mobil pribadi hanya sampai 10 tahun. Tapi menurut pengamat transportasi, program pembatasan usia kendaraan itu bakal sulit diwujudkan.

Polusi udara adalah masalah utama kota-kota besar di dunia, seperti DKI Jakarta. Gubernur Anies pun menjadikan masalah ini sebagai prioritas kerjanya.

Melalui Instruksi Gubernur DKI Jakarta No. 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara, Anies memberikan beberapa instruksi, yang salah satunya adalah pembatasan usia kendaraan.

Dalam instruksi tersebut, Anies meminta memperketat ketentuan uji emisi bagi seluruh kendaraan pribadi. Selain itu, kendaraan pribadi berusia lebih dari 10 tahun bakal dilarang beroperasi di DKI Jakarta pada 2025.

"Memperketat ketentuan uji emisi bagi seluruh kendaraan pribadi mulai tahun 2019 dan memastikan tidak ada kendaraan pribadi berusia lebih dari 10 tahun yang dapat beroperasi pada tahun 2025," tulis Instruksi Gubernur tersebut.

Pengamat transportasi dari Institut Studi Transportasi (Instran), Darmaningtyas, menilai aturan itu sebenarnya sudah ada di Perda (Peraturan Daerah) No. Tahun 2014, yang berlaku untuk angkutan umum. Dan agak sulit jika ingin diduplikasi untuk kendaraan pribadi.

"Untuk kendaraan pribadi, itu kan sebenarnya wacana lama yang agak susah diimplementasikan," terang pria yang akrab disapa Tyas, melalui sambungan telepon kepada detikOto, Selasa (2/3/2021).

Menurut Tyas, kondisi mobil tidak berkorelasi positif dengan usianya, tapi berkorelasi dengan cara perawatannya. "Contoh kayak mobil VW kodok itu kan sudah lebih dari 50 tahun. Tapi karena dirawat dengan baik, menjadi barang antik, lalu agak susah untuk dilarang. Jadi substansinya, menurut saya lebih kepada perawatannya," jelas Tyas.

Oleh sebab itu, Tyas menyarankan agar Pemprov DKI Jakarta fokus pada cara bagaimana agar mobil-mobil yang beredar di DKI Jakarta mendapatkan perawatan optimal. Salah satunya dengan menerapkan uji berkala untuk kendaraan pribadi.

"Sekarang ini kan uji berkala berlaku untuk kendaraan umum. Nah ke depan itu mestinya uji berkala untuk kendaraan pribadi (juga), sehingga batasannya itu bukan usianya. Tetapi apakah mobil itu sudah mengeluarkan polusi yang tinggi atau belum. Sebab kalau pakai batasan usia itu debatable," sambung Tyas.

Sejauh ini Pemprov DKI Jakarta masih menggodok rencana itu. Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yusiono Supalal, mengatakan bahwa saat ini rencana kebijakan itu masih dalam tahap perumusan.

"Berkaitan dengan Ingub nomor 66 nomor 3. Untuk pembatasan kendaraan di atas 10 tahun di tahun 2025, ini memang sedang diformulasikan untuk mengarah ke sana. Jadi saat ini mungkin belum ada ketetapan secara regulasinya," kata Yusiono, dalam konferensi virtual bersama Astra Daihatsu Motor, beberapa waktu lalu.

Ke depannya tak cuma kendaraan pribadi yang akan terkena aturan pembatasan usia ini, Anies juga meminta untuk memastikan tidak ada angkutan umum berusia di atas 10 tahun dan tidak lulus uji emisi di jalan, serta menyelesaikan peremajaan angkutan umum melalui program Jak Lingko pada 2020.

Selain itu, partisipasi warga juga lebih didorong dalam pengendalian kualitas udara dengan perluasan kebijakan ganjil-genap selama musim kemarau. Tarif parkir di wilayah yang terlayani angkutan umum massal pada 2019 akan ditingkatkan. Serta akan diterapkan kebijakan congestion pricing.

Untuk mendukung kebijakan ini, Anies mendorong peralihan ke moda transportasi umum dan meningkatkan kenyamanan berjalan kaki melalui percepatan pembangunan fasilitas pejalan kaki di 25 ruas jalan protokol arteri dan penghubung ke angkutan umum massal pada 2020.

Instruksi lain termasuk mengoptimalisasikan penghijauan serta merintis peralihan ke energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.



Simak Video "Anies: Tidak Benar Jakarta Lockdown di Akhir Pekan"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)