Bangun Bus Pariwisata dari Armada Bekas, Ini Biaya yang Dikeluarkan Mas Wahid

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 26 Jan 2021 17:45 WIB
Bus Mas Wahid yang dibangun dari armada bekas PO Haryanto
Bus Mas Wahid yang dibangun dari armada bekas PO Haryanto. Foto: Repair Body Bus 99
Jakarta -

Diperlukan biaya tidak sedikit untuk membangun armada transportasi bus sendiri. Jika membeli unit sasis dan bodi bus baru biaya bisa tembus miliaran rupiah, kalau mau lebih murah solusinya adalah membeli unit seken alias bekas dan mereparasinya, sehingga menjadi unit bus yang baru.

Hal ini sudah dilakukan oleh content creator asal Semarang, Mas Wahid. Dia membangun bus pariwisata dari unit bus bekas PO Haryanto. Saat pertama kali dibeli, Mas Wahid mengatakan jika bus ini kondisinya seperti bangkai.

"Waktu beli kondisinya itu benar-benar bahan ya, orang sebut itu bangkai, kenapa? Karena dia saking terforsirnya kerja itu mesin sudah pecah. Tapi kalau bodi luar itu relatif masih bagus, tapi dalamnya memang mutlak harus diperbarui ke model 2020 karena sudah banyak titik-titik kusam dan aus di mana-mana. Untuk eksterior memang masih bagus, karena itu kan jalan pertama kali tahun 2016. Tapi mau nggak mau harus di-rebody untuk model yang terbaru," kata Mas Wahid, kepada detikOto melalui sambungan telepon, Selasa (26/1/2021).

Bus Mas Wahid yang dibangun dari armada bekas PO HaryantoBus Mas Wahid yang dibangun dari armada bekas PO Haryanto Foto: Screenshot Youtube Mas Wahid

Sebagai informasi, Bus Mas Wahid ini menggunakan sasis Hino R260, dengan kode sasis RK8. Bus ini diklaim bisa menghasilkan daya maksimal 260 dk. Sementara itu bodinya menggunakan jahitan Adiputro, Jetbus 1 (high decker), single glass.

"Kemudian saya rombak sekarang jadi Jetbus 3, karena itu yang paling ngetren untuk bodi 2020, tapi memang rombakannya tidak dimasukkan ke Adiputro langsung, melainkan body repair rekanan (Repair Body 99), sehingga harapannya bisa lebih cepat dan lebih murah tentunya," sambungnya.

Bus Mas Wahid yang dibangun dari armada bekas PO HaryantoBus Mas Wahid yang dibangun dari armada bekas PO Haryanto Foto: Screenshot Youtube Mas Wahid

Soal harga, rinciannya untuk mesin dengan kondisi jeroan diganti baru biayanya Rp 150 juta, kemudian harga bangkainya (sasis dan bodi) Rp 450 juta, dan biaya untuk rebody dan perbaikan interior sekitar Rp 220 juta. Sehingga kalau ditotal, biaya kurang lebih Rp 820 juta. Masih jauh lebih murah ketimbang membeli bodi dan sasis baru yang biasanya harganya tembus Rp 1,5 miliar hingga Rp 2 miliar.



Simak Video "Rem Blong, Bus Nyungsep ke Jurang Tasikmalaya"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/lth)