Mengenal Alice, Pesawat Listrik Israel yang Bisa Tempuh 1.000 Km Sekali Cas

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 25 Jan 2021 10:14 WIB
Pesawat listrik komersil, Alice, yang dioperasikan start-up Israel, Eviation
Foto: Eviation. Pesawat listrik komersil, Alice, yang dioperasikan start-up Israel, Eviation
Jakarta -

Tren elektrifikasi kendaraan semakin berkembang selama beberapa tahun terakhir. Tak hanya menyasar motor, mobil, bus, maupun truk, tren energi ramah lingkungan ini juga mulai merambah pesawat terbang.

Perusahaan start-up Israel, Eviation, mengembangkan pesawat listrik komersil pertamanya, Alice. Alice pertama kali tampil di ajang Paris Air Show tahun 2019. Pesawat listrik ini rencananya akan terbang perdana tahun ini (2021) dan dijual ke pasar mulai 2022.

Dikutip dari Bussines Insider, Alice mampu membawa sembilan penumpang dan dua awak. Pesawat listrik ini bisa menempuh jarak 1.000 km, dengan top speed (kecepatan maksimum) 240 knot (445 km/jam) dalam satu kali pengisian baterai.

Pesawat listrik komersil, Alice, yang dioperasikan start-up Israel, EviationPesawat listrik komersil, Alice, yang diproduksi start-up Israel, Eviation Foto: Eviation

Secara desain, badan pesawat listrik Alice dibuat dari bahan yang ringan, dengan tiga baling-baling di kedua sayap dan di di buntut. Alice menggendong baterai lithium-ion yang sangat besar dengan berat 3,6 metrik ton atau setara 3.600 kg.

Armada pesawat listrik seperti Alice diklaim bisa menurunkan harga tiket pesawat antara 40% hingga 80%. Itu karena pesawat listrik tidak membutuhkan biaya sebanyak biaya pengoperasian pesawat konvensional.

Hitungan kasarnya, pesawat listrik hanya butuh biaya USD 200 (Rp 2,8 juta) per jam penerbangan untuk beroperasi. Sementara untuk pesawat turboprop bisa menghabiskan biaya antara USD 1.200 (Rp 16,9 juta) hingga USD 2.000 (Rp 28,2 juta) per jam penerbangan.

Pesawat listrik komersil, Alice, yang dioperasikan start-up Israel, EviationPesawat listrik komersil, Alice, yang diproduksi start-up Israel, Eviation Foto: Thepointsguy

Co founder dan CEO Eviation Aircraft, Omer Bar-Yohay, memperkirakan pesawat Alice akan disertifikasi pada tahun 2022. Maskapai penerbangan Cape Air yang berbasis di AS telah memutuskan membeli pesawat ini dengan harga USD 4 juta (Rp 56,4 miliar) per pesawat.

Maskapai tersebut berencana menggunakan pesawat listrik Alice untuk melayani rute regional dari Boston ke Nantucket, Martha's Vineyard, hingga ke New Hampshire dan New York.



Simak Video "Tipe Pesawat Bukan Penyebab Utama Pesawat Jatuh"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)