Pelajaran dari Tabrakan Beruntun yang Menewaskan Chacha Sherly Eks Trio Macan

Rizki Pratama - detikOto
Selasa, 05 Jan 2021 18:13 WIB
Chacha Sherly meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun di Semarang.
Chaca Sherly diduga tak gunakan sabuk pengaman dengan benar. Foto: dok. Instagram @chacha.sherly
Jakarta -

Kecelakaan beruntun yang dialami eks Trio Macan, Chacha Sherly kemarin (4/1) telah merenggut nyawanya. Ia menghembuskan nafas terakhirnya hari ini (5/1/2021) setelah penangan medis tak dapat menyelamatkan dari luka berat yang didapat dalam kecelakaan tersebut.

Honda BR-V yang ditumpangi Chacha mengalami kecelakaan saat mencoba menghindari kecelakaan beruntun. Kendaraan tersebut diduga mengalami oversteer hingga pindah ke jalur lain. Chacha pun mengalami luka berat dan segera dilarikan ke rumah sakit.

Terlepas dari bagaimana kecelakaan dan penyebabnya, luka yang dialami Chaca kemungkinan besar diminimalisir. Pakar keselamatan berkendara Rifat Drive Labs, Erreza Hardian menduga Chacha tidak menggunakan sabuk pengaman dengan benar sehingga mengalami dampak kecelakaan yang berat.

"Menurut saya karena tidak menggunakan seat belt secara benar (3 titik, rendah - rata dan rapat). Karena setelah proses berputar, kendaraannya ditabrak bus. Mobil diam ditabrak bus yang memiliki kecepatan dan bobot yang di atas 2 ton akan memberikan momentum besar kepada kendaraan BRV yang diam tadi. Efek 'terpental' di dalam kabin menjadi faktor bahaya ketika tidak menggunakan sabuk pengaman dengan baik dan benar," kata Reza kepada detikoto, Selasa (5/1/2021).

Reza menduga bagian sabuk yang melintang di dada tidak terpasang, hanya bagian yang menahan pinggang saja. Hal ini menyebabkan tubuh tak dapat menahan hentakan dari tabrakan.

"Banyak sekarang saya perhatikan bagian ini tidak digunakan dengan semestinya malah ditaruh di belakang punggung, jadi yang menempel hanya bagian bawah seperti sabuk 2 titik risiko terdorong ke depan bisa terjadi," lanjutnya.

Lebih lanjut, Reza menilai Chaca mengalami luka berat di kepala karena tidak menggunakan sabuk pengaman dengan benar. "Efek terpental dan cedera kepala sepertinya indikasi seat belt ini tidak digunakan secara baik dan benar," timpalnya.

Reza berharap dengan berbagi informasi ini dapat menjadi pembelajaran bagi pengemudi lain supaya tidak ada korban lagi. Ia juga mengucapkan bela sungkawa atas tragedi yang dialami Chaca.

"Turut berbela sungkawa tidak lupa sebagai awal ulasan ini dan semoga keluarga yang ditinggalkanya diberi ketabahan. Semoga tidak ada lagi korban di jalan," tutup Reza.



Simak Video "Tabrakan Beruntun Libatkan 5 Truk dan 1 Motor di Pantura Subang"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)