Singapura Bakal Punya Taksi Udara, 15 Menit Terbang Bayar Rp 5,1 Juta

Doni Wahyudi - detikOto
Kamis, 10 Des 2020 12:41 WIB
Jakarta -

Dalam tiga tahun ke depan Singapura akan punya pilihan baru dalam moda transportasinya. Mereka bisa jadi negara pertama yang punya armada taksi terbang.

Taksi terbang di Singapura dikembangkan oleh perusahaan Volocopter GmbH. Mereka saat ini memiliki armada pesawat yang mampu take-off secara vertikal.

Wujud pesawat tersebut sejatinya lebih mirip drone berukuran besar, dengan beberapa baling-baling menjadi motor penggerak.

Dikutip dari Bloomberg, Volocopter GmbH berencana akan mulai beroperasi pada 2023. Saat ini mereka terus melakukan ujicoba, termasuk mengatur perizinan di negara tersebut.

Tahun lalu Volocopter sudah sukses melakukan penerbangan ujicoba di Marina Bay. Ketika itu, taksi udara ini digunakan untuk penerbangan jarak dekat, dalam distrik yang sama. Diyakini saat meluncur pada 2023 nanti, Volocopter akan bisa melayani perjalanan yang lebih jauh. Bukan tak mungkin melewati batasan negara.

Volocopter dapat dukungan dari Intel Corp, Daimler AG dan Geely sebagai investor. Rencananya mereka akan memiliki 50 orang pilot, beberapa insinyur, dan operator spesialis untuk menjalankan usahanya di Singapura.

[Lanjut Halaman Berikutnya: Terbang Tanpa Pilot]