Macam-macam Helm dan Fungsinya untuk Kebutuhan Berkendara

Rizki Pratama - detikOto
Kamis, 29 Okt 2020 08:07 WIB
Helm Jokowi
Macam-macam helm dan fungsinya. Foto: Screenshot Instagram Joko Widodo
Jakarta -

Helm merupakan perlengkapan berkendara paling penting karena memberikan perlindungan kepada kepala, bagian vital tubuh manusia. Helm pun seiring berjalannya waktu telah berkembang sesuai dengan kebutuhan dan keperluannya.

Selain fungsi tampilannya, helm juga memiliki ciri khas tersendiri. Bagi anda yang masih bingung, sebenarnya helm yang aman dan sesuai standar dapat dikategorikan ke dalam beberapa bentuk.

1. Helm Fullface

Cargloss Proriders distributor resmi helm Arai di Tanah Air merilis RX-7X IOM TT  2016  kepada para konsumen setia Arai.Cargloss Proriders distributor resmi helm Arai di Tanah Air merilis RX-7X IOM TT 2016 kepada para konsumen setia Arai. Foto: Cargloss Proriders

Helm full-face adalah jenis helm yang cukup umum di dunia sepeda motor. Bentuknya seperti kepala berbandul dan dipakai oleh kompetisi balap paling populer di dunia seperti MotoGP dan World Superbike.

Seperti namanya, helm fullface menutupi seluruh bagian kepala. Ada bukaan di leher memasang pengikat dan sebuah pelindung wajah dan penglihatan yang disebut visor. Pengikat helm juga ada sebuah bagian yang melindungi leher atau disebut dengan chinbar.

Bagian paling penting dari helm fullface adalah rangka depannya, sebab sebuah penelitian pernah menyebutkan dampak kecelakaan sering terjadi pada area wajah.

Desain helm fullface dilengkapi dengan ventilasi masuk udara masuk yang dapat ditutup di bagian depan cangkang, biasanya di dagu dan dahi, serta satu set saluran pembuangan di bagian belakang kepala. Ventilasi ini memungkinkan udara mengalir di dalam cangkang dan menjaga kepala pengendara tetap dingin.

Di helm model jadul, ventilasi udara diganti dengan bukaan melingkar kecil yang ditutupi oleh kasa jaring untuk mencegah partikel masuk ke dalam. Beberapa pabrikan ada juga yang memilih untuk menghilangkan ventilasi sama demi mengutamakan perlindungan lebih kuat.

Helm full-face tersedia dalam berbagai bentuk untuk memenuhi tujuan yang berbeda. Ada yang dagunya lancip dan agresif untuk kebutuhan balap. Desainnya lebih aerodinamis sehingga mengurangi hambatan. Ada juga model tur atau jalan yang memiliki siluet lebih sederhana tetapi cenderung memiliki lebih banyak fitur seperti pelindung matahari yang dapat ditarik dan sistem komunikasi terintegrasi.

2. Helm Modular

Helm buatan AGV yang satu ini bisa jadi helm modular yang paling kuat dan enteng. Bayangkan saja helm terbuat sepenuhnya dari serat karbon dengan bobot 1,390 kg.Helm buatan AGV yang satu ini bisa jadi helm modular yang paling kuat dan enteng. Bayangkan saja helm terbuat sepenuhnya dari serat karbon dengan bobot 1,390 kg. Foto: AGV

Sekilas helm modular terlihat persis seperti full-face. Namun, setelah dilihat lebih dekat, mudah untuk menjelaskan apa bedanya. Fitur helm modular sebagian besar sama dengan full-face, helm ini dilengkapi dengan bonus flip-up chin bar.

Bedanya helm modular palang dagunya bisa dinaikan atau diturunkan. Pada beberapa model, palang dagu dan visor dalam satu kesatuan. Ada juga yang masing-masing dapat digerakkan terpisah.

Helm ini cocok untuk anda yang ingin keamanan helm fullface tapi dapat kenyamanan membuka helm tanpa harus melepasnya secara keseluruhan untuk memperlihatkan wajah.

3. Helm Motocross

Helm crossHelm cross Foto: Istimewa

Seperti namanya, helm motorcross yang memenuhi kebutuhan khusus penggemar off-road dan motor trail. Sekilas ia juga memberikan perlindungan penuh pada kepala seperti helm fullface.

Bedanya helm motocross tidak dilengkapi dengan visor langsung. Sebagai gantinya, ada kacamata terpisah untuk melindungi mata dari berbagai partikel yang akan mengganggu penglihatan.

Bentuk palang dagu juga dibuat untuk memberikan keleluasan lebih pada kepala di dalam. Biasanya juga terdapat komponen berbentuk corong di bagian depan yang menutupi hidung dengan ventilasi udara yang besar. Helm jenis ini juga dilengkapi dengan pet di bagian atas seperti topi untuk melindungi mata dari sinar matahari langsung.

Persamaan dengan helm fullface adalah ada beberapa ventilasi dan saluran udara besar untuk memastikan aliran udara maksimal. Bobotnya juga jauh lebih ringan daripada karena sering dipakai untuk kebutuhan medan yang ekstrim. Kelemahannya adalah helm ini tidak meredam suara dari luar sebaik helm fullface.

Desain helm motorcross cukup standar di sebagian besar pabrikan. Semuanya tergantung pada corak, tampilan, dan merek yang Anda sukai.

4. Helm Dual Sport

Helm lokal carglossHelm lokal cargloss Foto: Cargloss Proriders

Helm dual-sport merupakan hasil persilangan antara helm full-face dan motocross. Bentuknya mirip dengan helm motorcross, dengan dagu yang agak panjang, ventilasi udara yang besar, pelindung mulut, dan 'topi' di bagian atasnya. Bedanya kemampuan helm ini meredam suara dari luar lebih baik daripada helm motocross biasa. Selain itu ada juga visor yang terpasang langsung.

Karena bentuk hybrid-nya, helm ini cocok dipakai di jalan raya maupun di medan offroad. Seperti pada helm full-face, beberapa model dual-sport hadir dengan fitur tambahan termasuk sistem komunikasi dan pelindung sinar matahari yang sudah terintegrasi.

5. Helm Open Face

Helm JokowiHelm Jokowi Foto: dok. istimewa

Di Indonesia ini adalah helm open face yang cukup populer dan kerap disebut dengan helm halfface. Helm ini tidak memberikan perlindungan pada dagu, hanya pada bagian atas, samping dan belakang kepala saja.

Helm ini biasanya juga dilengkapi dengan visor ada juga yang tidak untuk memberikan kesan klasik. Kadang ada juga yang memberikan komponen tambahan dimana memberikan perlindungan dagu tapi tidak dapat terlalu diandalkan seperti helm-helm di atas. Model ini umum dipakai untuk motor-motor kecil seperti motor bebek atau skuter dan dipakai di jalan raya dalam kota.



Simak Video "Keren! Polda Riau Pakai Helm Robocop Deteksi Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)