Salut, Komunitas Pengawal Ambulans Juga Terjun Bantu Korban Bencana

Rizki Pratama - detikOto
Minggu, 11 Okt 2020 12:34 WIB
Komunitas pengawal ambulans
Komunitas pengawal ambulans. (Luthfi Anshori/detikOto)
Jakarta -

Di Indonesia saat ini ada sebuah komunitas motor yang aktif membantu ambulans mengantarkan pasien dalam keadaan darurat. Komunitas bernama Indonesian Escorting Ambulance (IEA), alias komunitas pengawal ambulans, ini biasanya mengurai kemacetan agar ambulans bisa melaju lebih cepat ke titik tujuan.

Komunitas yang sudah beranggotakan lebih dari 2.000 orang di seluruh Indonesia tentu tak setiap detik memandu ambulans. Belum tentu di setiap tempat di mana anggota berada, ada ambulans yang butuh pemanduan jalan.

Saat dihubungi detikcom, IEA ternyata tidak hanya sibuk memandu ambulans. Komunitas sosial ini juga melakukan berbagai kegiatan sosial lain seperti membantu penanganan bencana.

"Banyak, jadi di tahun ke-3 ini memang kami banyak kegiatan. Kita tidak hanya kawal ambulans tapi juga melakukan kegiatan yang sifatnya sosial masuk kebencanaan juga. Kalau ada wilayah yang kena bencana kita pasti ada teman-teman yang turun juga di lokasi bencana," ujar Pendiri IEA, Nova Widyatmoko ketika dihubungi lewat sambungan telepon, Jumat (9/10/2020).

Tentunya melakukan bantuan sosial seperti bencana perlu kemampuan khusus. IEA juga melakukan berbagai pelatihan agar anggotanya ketika turun lapangan dapat memiliki peran yang sangat membantu. Mulai dari pelatihan water rescue, vertical rescue, kebencanaan, medis, dan lain-lain. Pelatihan ini tentunya dibimbing oleh orang-orang yang ahli di bidangnya.

"Pelatihan ada jadi biasanya tergantung wilayah. Mereka melakukan kegiatan kerjasama misalnya pelatihan medis dengan tenaga kesehatan terus pelatihan kebencanaan bersama TNI. Jadi kalau mereka mau mendapatkan pelatihan apa mereka meminta ke instansi terkait yang memang sudah ahli di bidangnya," ungkap Nova.

Selain itu, para anggota IEA jelas juga manusia biasa. Mereka juga punya kehidupan dan kesibukan masing-masing. Dari profesinya pun beragam, mulai dari pelajar hingga anggota militer.

"Profesi anggota macam-macam, ada yang pelajar, ada karyawan swasta, ada TNI, Polri dari berbagai kalangan lah segala macam. karena memang anggota tidak terbatas dari kerjaan dan usia yang penting punya jiwa sosial kita persilakan untuk gabung," pungkasnya.



Simak Video "Unyil Rusak Ambulans Pengangkut Pasien Corona, Termakan Isu di Medsos!"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)