Rabu, 30 Sep 2020 11:13 WIB

Saksi Bisu G30S/PKI, Truk Ini Dipakai PKI untuk Culik Jenderal

Tim detikcom - detikOto
Peristiwa 30 September 1965 jadi salah satu sejarah kelam yang pernah terjadi di Indonesia. Monumen Pancasila Sakti pun disebut jadi saksi bisu prahara tersebut Truk yang digunakan untuk culik jenderal dalam gerakan G30S/PKI. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, terparkir beberapa kendaraan bersejarah yang berkaitan dengan Gerakan 30 September atau G30S/PKI. Salah satunya adalah truk Dodge 500 berkelir biru.

Dodge 500 ini cukup bersejarah. Truk ini dipakai Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk menculik jenderal. Truk Dodge 500 yang terparkir di Monumen Pancasila Sakti ini adalah replika dari truk Dodge 500 yang dipakai PKI untuk menculik jenderal.

Truk memiliki warna biru muda dengan tulisan besar P.N. Artha Yasa. Truk Dodge 500 digunakan beberapa anggota PKI untuk melakukan penculikan Mayjen TNI Anumerta Donal Isaac (D.I.) Pandjaitan dan Polisi Soekitman.

Truk yang diproduksi pada tahun 1961 tersebut dirampas oleh gerombolan gerakan G30S/PKI saat melintas di Jalan Iskandar Syah, daerah Blok M, Kebayoan Baru, Jakarta Selatan. Saat itu, truk sedang melakukan penjemputan P.N. Artha Yasa yang kini telah berubah nama menjadi Perum Peruri.

Di salah satu sudut Monumen Pancasila Sakti terdapat pula mobil truk kelir biru muda yang terpampang tulisan besar P.N. Artha Yasa. Terlihat masih dalam keadan baik-baik saja, siapa sangka bahwa mobil tersebut pernah digunakan beberapa anggota PKI untuk melakukan penculikan Brigjen TNI D.I Panjaitan dan Polisi Soekitman.Mobil berplat B 2982 L yang diproduksi pada tahun 1961 tersebut sebelumnya dirampas oleh gerombolan gerakan G30S/PKI saat melintas di Jalan Iskandar Syah, daerah blok M, Kebayoan Baru, Jakarta Selatan. Kala itu, truk tersebut sedang ingin melakukan penjemputan P.N. Artha Yasha yang kini telah berubah nama menjadi Perum Peruri.Setelah penculikannya sukses, truk buatan Amerika Serikat ini juga pernah mengantarkan jasad Brigjen TNI D.I Panjaitan ketika sudah tidak bernyawa lagi. Namun sangat disayangkan, setelah operasi G30S/PKI diberantas habis, mobil truk yang memiliki peranan penting tersebut menghilang begitu saja. Hingga saat ini, mobil itu belum ditemukan.Pada 29 September 1994, untuk mengenang Brigjen TNI D.I Panjaitan dan mengingat kembali keganasan akan peristiwa G30S/PKI, Dodge 500 dipajang menjadi salah satu koleksi yang menjadi saksi bisu di Monumen Pancasila Sakti. Tetapi, mobil yang masih memiliki kondisi prima tersebut merupakan replika saja namun masih tetap menggendong mesin, kondisi, dan kelengkapan yang sama.Di salah satu sudut Monumen Pancasila Sakti terdapat pula mobil truk kelir biru muda yang terpampang tulisan besar P.N. Artha Yasa. Terlihat masih dalam keadan baik-baik saja, siapa sangka bahwa mobil tersebut pernah digunakan beberapa anggota PKI untuk melakukan penculikan jenderal. Foto: detikOto

Truk bernomor polisi B 2982 L itu digunakan untuk mengantar jenazah Mayjen TNI Anumerta D.I Pandjaitan.

Seperti disebutkan sebelumnya, truk Dodge 500 ini merupakan replika dari yang digunakan G30S/PKI. Truk versi aslinya yang memiliki peranan penting tersebut menghilang. Hingga saat ini, truk itu belum ditemukan.

Sebagai gantinya, pada 29 September 1994, untuk mengenang Mayjen TNI Anumerta D.I Pandjaitan dan mengingat kembali keganasan akan peristiwa G30S/PKI, Dodge 500 dipajang menjadi salah satu koleksi yang menjadi saksi bisu di Monumen Pancasila Sakti.

Di salah satu sudut Monumen Pancasila Sakti terdapat pula mobil truk kelir biru muda yang terpampang tulisan besar P.N. Artha Yasa. Terlihat masih dalam keadan baik-baik saja, siapa sangka bahwa mobil tersebut pernah digunakan beberapa anggota PKI untuk melakukan penculikan Brigjen TNI D.I Panjaitan dan Polisi Soekitman.Mobil berplat B 2982 L yang diproduksi pada tahun 1961 tersebut sebelumnya dirampas oleh gerombolan gerakan G30S/PKI saat melintas di Jalan Iskandar Syah, daerah blok M, Kebayoan Baru, Jakarta Selatan. Kala itu, truk tersebut sedang ingin melakukan penjemputan P.N. Artha Yasha yang kini telah berubah nama menjadi Perum Peruri.Setelah penculikannya sukses, truk buatan Amerika Serikat ini juga pernah mengantarkan jasad Brigjen TNI D.I Panjaitan ketika sudah tidak bernyawa lagi. Namun sangat disayangkan, setelah operasi G30S/PKI diberantas habis, mobil truk yang memiliki peranan penting tersebut menghilang begitu saja. Hingga saat ini, mobil itu belum ditemukan.Pada 29 September 1994, untuk mengenang Brigjen TNI D.I Panjaitan dan mengingat kembali keganasan akan peristiwa G30S/PKI, Dodge 500 dipajang menjadi salah satu koleksi yang menjadi saksi bisu di Monumen Pancasila Sakti. Tetapi, mobil yang masih memiliki kondisi prima tersebut merupakan replika saja namun masih tetap menggendong mesin, kondisi, dan kelengkapan yang sama.Bagian belakang truk Dodge 500. Foto: detikOto

Di Monumen Pancasila Sakti juga terdapat beberapa mobil lain yang bersejarah. Di antaranya GM Oldsmobile 98 yang pernah dipakai Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani, Toyota Land Cruiser yang pernah dipakai untuk mengangkut tujuh jenazah Pahlawan Revolusi dari sumur tua, hingga Panser PCMK-2 Saraceen yang digunakan oleh Batalyon Kavaleri 3 Kodam VIII/Brawijaya untuk membawa jenazah Letjen TNI M.T Haryono dari Markas Besar Angkatan Darat menuju Taman Makam Pahlawan Kalibata.



Simak Video " Tak Ada Izin untuk Nobar G30S/PKI, Polri: Membuat Keramaian "
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com