Jumat, 18 Sep 2020 10:09 WIB

Terpopuler Kemarin

Viral Razia Masker Saat Naik Mobil Sendiri, Karyawan Dealer Berbaju Transparan Di-PHK

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Operasi yustisi protokol COVID-19 digelar di Jatipadang, Jakarta, Kamis (17/9/2020). Sejumlah warga yang tidak memakai masker terjaring razia. Viral video razia masker dilakukan tanpa menjalankan protokol kesehatan (Agung Pambudhy/detikOto)
Jakarta -

Di media sosial dan grup-grup perbincangan ramai beredar video penindakan terhadap pengemudi mobil yang tak pakai masker. Pengemudi mobil itu kesal lantaran beberapa protokol kesehatan justru tak diterapkan oleh petugas dan ketika menjalani persidangan.

"Aku ketangkap gara-gara di mobil sendirian terus aku karena pengap kan terus mau bernapas dikit (menurunkan masker), ditangkap dong. Dan sekarang aku berada di posko," kata wanita bernama Evani Jesslyn di video yang viral itu.

Kepada detikcom Evani Jesslyn mengisahkan bagaimana dia sebenarnya hanya menurunkan masker sekitar dua detik. Apesnya, di saat yang sama ada petugas gabungan yang tengah menggelar razia melihat momen tersebut.

Evani Jesslyn bisa menerima dirinya dinyatakan bersalah berdasarkan peraturan gubernur yang ada. Tapi dia juga memprotes dan mengkritik prosedur penindakan yang dilakukan petugas.

Dia menilai posko untuk menampung pelanggar justru tak menerapkan protokol kesehatan. Banyak orang berkumpul tanpa memperhatikan physical distancing, selain itu ada petugas juga yang justru tak memakai masker dengan benar. Proses menunggu hingga akhirnya menuntaskan persidangan yang memakan waktu satu jam juga disebutnya terlalu lama.

"Malah ini (di posko) sebenarnya ramai orang, mereka malah lebih-lebih lagi nggak PSBB. Dan aku yang lagi sehat, disuruh ke sini untuk duduk dan berkurumun dengan mereka semua," sambungnya.

Menanggapi video viral tersebut, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menyatakan akan melakukan penelusuran dan penyelidikan. Dia menekankan kalau penindakan terhadap warga yang tak memakai masker dengan benar sudah ada landasan hukumnya.

Saya belum tahu bagaimana proses ketika dia (Evina) ditindak, yang jelas di dalam peraturan Gubernur di sana menyatakan setiap masyarakat beraktivitas di luar rumah harus menggunakan masker. Masker yang digunakan itu harus menutupi hidung mulut dan dagu atau menggunakan masker yang benar," kata Arifin.

[Halaman Selanjutnya: Dipecat dari Dealer Mobil Gegara Baju Tembus Pandang]

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Warga Tak Bermasker di Lumajang Dihukum Push Up"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com