Jumat, 14 Agu 2020 09:40 WIB

Isi Bensin di Pertashop, Bagaimana Kualitas dan Harganya?

Tim detikcom - detikOto
Pertashop Pertashop. Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

Selain Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), PT Pertamina (Persero) juga mengoperasikan Pertamina Shop (Pertashop) untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM). Pertashop ini merupakan lembaga penyalur berskala kecil untuk melayani konsumen di tingkat desa yang jauh dari SPBU.

Pertamina menargetkan hingga akhir tahun akan mengoperasikan 4.308 unit Pertashop di seluruh Indonesia. Menurut Fajriyah Usman Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), hingga Agustus 2020 sudah ada 500 unit Pertashop siap beroperasi di 23 provinsi di Indonesia.

"Dengan target hingga akhir tahun 2020 berjumlah 4.308 unit di 2.376 kecamatan yang belum memiliki lembaga penyalur BBM dan dapat dilalui oleh mobil tangki BBM. Pertamina juga akan membangun 2.000 Pertashop di tempat-tempat yang strategis, seperti di Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur," ujar Fajriyah dalam keterangan resminya.

Bagaimana kualitas dan harga BBM di Pertashop? Pertashop didesain sedemikian rupa sebagai lembaga penyalur resmi Pertamina. Disebutkan di siaran persnya, Pertamina menegaskan bahwa Pertashop menyediakan BBM dengan harga dan kualitas yang sama seperti di SPBU. Takarannya juga tepat dan tetap memperhatikan faktor keselamatan.

Adapun kapasitas minimal penampungan BBM sebanyak 3.000 liter, sesuai dengan kategorinya, yakni Gold, Platinum dan Diamond. Pasokan dilakukan langsung oleh Pertamina melalui Terminal BBM terdekat.

Menurut Fajriyah, rata-rata Pertashop bisa menjual bahan bakar sebanyak 700-900 liter per hari. Bahkan, Pertashop di Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah pernah mencapai 1.000 liter/hari.

"Sekitar 300 kendaraan per hari yang memanfaatkan Pertashop. Dengan asumsi pembelian dengan Pertamax maksimal Rp 30.000 untuk kendaraan roda dua," jelas Fajriyah.

Di Desa Mengwi, Bali rata-rata omzet per hari sebesar 800-an liter/hari. Pernah juga mendapatkan hingga 901 liter per hari. "Melihat animo yang positif ini, Pertashop bisa menjadi alternatif pilihan terbaik untuk para BUMDES dalam mengelola perekonomian daerahnya," tambahnya.

"Dengan dukungan Pemerintah dan seluruh stakeholders, Pertamina berharap program Pertashop ini dapat melengkapi kesuksesan Program BBM Satu Harga yang saat ini telah dinikmati masyarakat di wilayah 3T (daerah terluar, tertinggal, dan terdepan). Untuk mengetahui lebih lanjut terkait persyaratan pembangunan Pertashop, dapat diakses melalui https://spbu.pertamina.com/," pungkas Fajriyah.



Simak Video "Gegara Corona, Penjualan Pertamina Terendah Sepanjang Sejarah"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com