Sabtu, 22 Des 2018 21:54 WIB

Banyak Pertamini, Pertamina Punya Pertashop

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Pertashop Foto: Pertamina
Sukabumi - Di daerah terpencil kita sering melihat keberadaan SPBU mini yang akrab disebut Pertamini. Pertamina punya jawaban terhadap Pertamini dengan Pertashop.

Dalam siaran pers, PT Pertamina (Persero) mengklaim mereka mendukung pemberdayaan masyarakat di sejumlah daerah terpencil di Sukabumi melalui Pertashop. Keberadaan Pertashop diharapkan memudahkan masyarakat mendapatkan akses terhadap layanan One Stop Pertamina Product yaitu BBM, LPG dan Pelumas Pertamina.
Salah satunya adalah Pertashop yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Terus Jaya Sehati di Desa Sukajaya, Sukabumi yang baru saja diresmikan Menteri BUMN, Rini Soemarno, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, dan Direktur Pemasaran Retail Pertamina, Mas'ud Khamid, Sabtu (22/12/2018).




"Dengan adanya Pertashop ini, diharapkan masyarakat desa di Sukabumi makin mudah mendapatkan layanan Pertamina. Baik itu BBM, LPG, maupun Pelumas, sekaligus
menumbuhkan perekonomian daerah karena usaha ini dikelola langsung oleh masyarakat," kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito.

Untuk wilayah Sukabumi ada 4 Desa yang mendapatkan layanan Pertashop. Yakni BUMDes Terus Jaya Sehati di Desa Sukajaya, BUMDes Darussalam di Desa Kertaangsana, BUMDes Cikakak di Desa Cikakak dan BUMDes Laksana di Desa Cikiray.



Program ini merupakan program bersama antara Kementerian BUMN dengan Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi, dengan menggandeng BUMDes sebagai motor penggeraknya. Program pemberdayaan tersebut dikemas melalui program BUMN Shop, yang menyasar 15 Desa di Sukabumi.

BUMN Shop yang dikelola Badan Usaha Milik Desa, bebas memilih layanan yang diperlukan, seperti Pertashop, sembako, obat-obatan, layanan pulsa dan lain-lain.
Adiatma menambahkan, meskipun pengelolaan Pertashop dilakukan oleh BUMDes, namun Pertamina tetap menekankan aspek-aspek kualitas, kuantitas dan juga keselamatan dalam operasional Pertashop.

"Karena kita ketahui, BBM dan LPG ini kan merupakan bahan mudah terbakar, sehingga penanganannya harus sesuai dengan standar keamanan dan keselamatan," tambahnya dalam siaran pers, Minggu (22/12/2018). (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com