Rabu, 05 Agu 2020 20:43 WIB

Amonium Nitrat Penyebab Ledakan di Lebanon Ternyata Juga Dipakai untuk Airbag Mobil

Luthfi Anshori - detikOto
Masalah airbag (kantung udara) Takata masih belum selesai. Setelah Badan Keselamatan Lalu Lintas Amerika Serikat (NHTSA) menarik jutaan kendaraan yang dilengkapi airbag Takata, kini pihak legislator Amerika Serikat (AS) meminta untuk menarik semua kendaraan berkantung udara Takata. Jutaan airbag Takata di-recall karena inflator meledak tiba-tiba. (Leftlanenews)
Jakarta -

Ledakan besar yang terjadi di Beirut, Lebanon, diduga berasal dari gudang tempat penyimpanan amonium nitrat. Senyawa kimia yang sama ternyata juga pernah menimbulkan masalah di sistem kantung udara (airbag) Takata, sehingga menimbulkan kampanye penarikan kembali alias recall bagi jutaan airbag Takata di mobil buatan Eropa, AS, hingga Jepang.

Di merek Toyota dan misalnya, recall airbag dilakukan pada jutaan kendaraan mereka yang beredar di seluruh dunia. Hal yang sama juga dilakukan Nissan yang mengumumkan recall airbag Takata pada 346.000 kendaraannya di seluruh dunia, di Januari 2020 lalu.

Recall dilakukan karena terdapat risiko kecelakaan yang disebabkan inflator airbag. Melansir CTVNews, Takata menggunakan amonium nitrat untuk membuat ledakan kecil yang berfungsi mengembangkan kantung udara saat terjadi benturan pada mobil.

Namun sayangnya, senyawa kimia tersebut bisa berbahaya seiring waktu pemakaian. Terutama ketika terkena panas tinggi dan berada dalam kondisi lembab, senyawa ini akan meledak tiba-tiba dan melemparkan pecahan logam.

Meledaknya inflator airbag Takata disebut telah membuat 25 orang meninggal ratusan lainnya luka-luka di seluruh dunia. Saat ini tak kurang 100 juta inflator airbag sedang ditarik di seluruh dunia.

Badan Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) mengatakan, hingga 2015, 8 juta airbag Takata telah ditarik kembali dan diganti baru. Pada penggantian airbag baru, senyawa kimia amonium nitrat tidak lagi digunakan.

Hingga kini, recall airbag Takata terus dilakukan secara bertahap berdasarkan usia kendaraan dan lokasi. Kendaraan yang terdaftar di lokasi selatan, di mana kondisinya panas dan lembab, akan mendapatkan prioritas utama dalam kampanye perbaikan ini.



Simak Video "Ledakan di Beirut Lepaskan Gas Beracun"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com