Senin, 03 Agu 2020 12:58 WIB

Ganjil-genap Berlaku, Baiknya Bus Sediakan 'Parkir' Sepeda, Setuju?

Ridwan Arifin - detikOto
Menhub Luncurkan JR Connexion

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi secara resmi meresmikan beroperasinya layanan bus Jabodetabek Residence (JR) Connexion di Mangga Dua, Jakarta, Selasa (14/02/2017). JR Connexion melayani rute dari perumahan-perumahan di wilayah sekitar Jakarta menuju Jakarta. Kawasan perumahan yang dilayani adalah yang berada di Bekasi, Bogor, Cibubur, Depok, Serpong, hingga Tangerang. Grandyos Zafna/detikcom Bus JR Connexion Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Kebijakan ganjil-genap berlaku lagi Senin, (3/8/2020). Upaya penambahan layanan transportasi umum dengan menambah operasi bus regional (JR Connexion) menjadi keperluan yang mendesak.

Menurut Pengamat Transportasi sekaligus Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat Djoko Setijowarno tren sepeda yang tengah gandrung juga bisa dimanfaatkan untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi, sejalan dengan esensi dari ganjil-genap.

"Alangkah lebih bermakna jika layanan Bus JR Connexion dilengkapi dengan fasilitas tempat sepeda di dalam bus," ungkap Djoko.

Djoko menjelaskan sepeda bisa menjadi alternatif first dan last mile dalam bertransportasi.

"Dari rumah menggunakan sepeda menuju halte bus. Sepeda dinaikkan ke dalam bus. Setiba di tujuan, sepeda diturunkan dan kembali dikayuh menuju tempat bekerja," terang Djoko.

Alternatif ini juga bisa mengakali tingginya persentase gaji bulanan warga dihabiskan untuk aktivitas bertransportasi, akibat layanan angkutan first mile dan last mile belum terintegrasi dengan baik.

Di sisi lain, untuk meyakinkan warga masih tetap mau menggunakan transportasi umum, pemerintah harus mengawasi penyelenggaraan transportasi umum yang higienis, yakni yang mengikuti aturan protokol kesehatan.

Tak kalah penting, Djoko melanjutkan Pemda DKI Jakarta dan Bodetabek dapat terus meningkatkan fasilitas pesepeda di semua jaringan jalan untuk digunakan perjalanan jarak pendek.

"Program kebijakan ganjil-genap dapat diselenggarakan dengan menyeimbangkan penyediaan fasilitas transportasi umum yang sehat mendekati kawasan perumahan dan pemukiman. Jaringan sepeda yang aman, nyaman dan selamat perlu dibangun. Diperlukan kebijakan komprehensif antar instansi untuk mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas di Jakarta," tutup Djoko.



Simak Video "Ganjil Genap di Jakarta Akan Berlaku untuk Motor? Ini Kata Dishub"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com