Kamis, 30 Jul 2020 14:57 WIB

Makin Serius 'Asuh' Mobil Smart, Daimler dan Geely Dirikan Perusahaan Baru

Rizki Pratama - detikOto
Mobil listrik berteknologi otonom dari Smart Smart akan mendapatkan perhatian lebih dari kedua 'orangtuanya'. Foto: Dok. Smart
Jakarta -

Tahun lalu Daimler dan Geely telah membuat perusahaan patungan untuk mengembangkan Smart. Perusahaan ini didirikan untuk menjaga keberlangsungan merek Smart berikutnya.

Kemitraan dengan Geely dipandang sebagai langkah untuk menghidupkan kembali papan nama Smart sebagai merek mobil listrik nan murni. Diharapkan dengan kemitraan ini dapat menyelamatkan catatan buruk penjualan Smart.

Kerjasama ini semakin serius dengan membentuk sebuah tim eksekutif global untuk memimpin operasi perusahaan. Perusahaan patungan itu akan disebut Smart Europe. Seperti namanya, perusahaan ini akan fokus dalam pemasaran Smart di pasar Eropa.

Di pucuk pimpinan Smart adalah Chief Executive Officer, Xiangbei Tong. Tong adalah mantan eksekutif Geely yang bergabung pada 2015 dan memimpin penyelesaian fasilitas produksi Lynk & Co. di Tiongkok. Dia juga memiliki peran lain dalam Geely Auto Group.

Tim global Smart Tong terdiri dari Daniel Lescow sebagai Wakil Presiden Penjualan, Pemasaran, dan Purna Jual; Jun Yang sebagai Wakil Presiden Riset & Pengembangan; dan Ulf Nestler sebagai Wakil Presiden Keuangan dan Chief Financial Officer. Semua anggota tim eksekutif bekerja untuk Daimler untuk pasar Cina atau di bawah merek anak perusahaan Geely.

Sebagai catatan, kantor pusat Smart Europe akan berlokasi di Stuttgart, Jerman. Tong menunjuk Dirk Adelmann sebagai CEO Smart Europe dengan mantan Mercedes-Benz Finance dan Executive Controlling Martin G√ľnther sebagai CFO.

Tidak jelas apakah tim eksekutif global Smart baru adalah efek dari niat Geely untuk memiliki hubungan yang lebih dalam dengan Daimler. Pastinya hubungan yang semakin erat ini akan memberikan masa depan lebih cerah pada Smart dengan memasuki segmen-B pada tahun 2022 dengan platform baru.

Saat ini, Geely mulai menunjukkan kekuatannya dalam dunia otomotif. Geely telah memiliki saham besar di Volvo, Polestar, Lotus, Proton, dan Lynk & Co.



Simak Video "Realme Boyong Smart TV, Bisa Ngapain Aja?"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com