Kamis, 30 Jul 2020 14:21 WIB

Idul Adha 2020: Rest Area Buka-Tutup, Pengendara Diminta Isi Bensin Sebelum Masuk Tol

Tim detikcom - detikOto
Meningkatnya volume kendaraan yang melintas di Tol Palikanci pada H-2 jelang lebaran mulai terlihat. Kepadatan itu berimbas sistem buka-tutup di rest area itu. Ilustrasi buka-tutup rest area. Foto: Sudirman Wamad
Jakarta -

Sore ini diperkirakan akan terjadi peningkatan volume lalu lintas mengingat besok sudah memasuki Hari Raya Idul Adha dan ada libur panjang akhir pekan (long weekend). Diperkirakan, libur Hari Raya Idul Adha ini dimanfaatkan masyarakat untuk mudik atau liburan.

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyiapkan beberapa skenario lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan volume lalu lintas saat libur Iduladha. Yang pertama, menurut Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo, pihaknya merencanakan skenario buka-tutup rest area, terutama di jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Rencana itu guna mengantisipasi penumpukan kendaraan yang berakibat kepada kemacetan pada arus mudik Iduladha.

"Kita juga sudah koordinasi dengan pihak jasa marga bahwa kami punya kewenangan untuk melaksanakan buka tutup di rest area," kata Sambodo seperti dikutip laman Humas Polri.

"Kalau misalnya ternyata antrean untuk mengisi bensin atau beristirahat di rest area membeludak sehingga menutup arus ke arah timur, tentu kita akan melaksanakan buka-tutup," sebutnya.

Sambodo mengimbau agar pengendara mengisi bahan bakar dulu sebelum masuk ke ruas Tol Jakarta-Cikampek. Dengan mengisi bahan bakar sebelum masuk tol, maka akan mencegah kehabisan bensin apabila ada penutupan rest area.

Selain rest area, parking bay atau tempat peristirahatan yang relatif kecil juga akan dilakukan buka-tutup jika terjadi kepadatan. "Parking bay sebelah kiri jalan yang memang bisa saja itu mengganggu arus lalin kita akan melaksanakan buka tutup untuk kemudian kita akan melancarkan arus sehingga masyarakat yang akan melaksanakan mudik atau liburan Iduladha tidak terganggu," ujarnya.

Sementara itu, menurut Sambodo, pihaknya juga menyiapkan skenario lalu lintas lain berupa contraflow dan one way pada ruas jalan tol jika terjadi kepadatan. Misalnya di tol layang Jakarta-Cikampek.

"Kalau ada kecelakaan yang mengakibatkan tertutupnya jalan tol elevated, maka skenario kedua kita akan coba nanti laksanakan contraflow," ucapnya.

Sedangkan skenario satu arah atau one way bisa diterapkan jika contraflow tidak dapat mengatasi kepadatan lalu lintas. Ditlantas Polda Metro Jaya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan skenario tersebut.

"Apakah dengan Polda Jawa Barat kalau ke arah Bogor, ke Karawang. Atau Polda Banten kali ini ke arah Tangerang, tetapi intinya kita siap," tegasnya.



Simak Video "Mudik Dilarang, Rental Mobil Rugi Puluhan Juta Rupiah"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com