Selasa, 07 Jul 2020 16:47 WIB

Tambal Ban di Banyuwangi Pakai Teknik yang Tidak Lazim

Rizki Pratama - detikOto
viral tambal ban 600 ribu Tambal ban Rp 600 ribu. Foto: Ardian Fanani
Jakarta -

Baru-baru ini ramai diperbincangkan jasa tambal ban mobil mencapai Rp 600 ribu di Banyuwangi, Jawa Timur. Dikatakan oleh penambal ban bahwa ia menggunakan proses press silikon dan soda api dalam penambalan ban.

PG-On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk, Zulpata Zainal mengatakan bahwa proses tambal ban itu tak wajar. Belum lagi ia menilai untuk biaya jasa itu pun tergolong tidak sebanding jika membeli ban baru.

"Disebutnya sih tambal ban ya, tapi saya ga ngerti kayaknya teknologi apa itu. Harga segitu tambal ban sih asing banget. Ada ban seri rendah misal kadang ditambah press tapi harganya ga fantastis gitu," ujarnya saat dihubungi detikcom, Selasa (7/7/2020).

"Kalau biaya nambal ban Rp 600 ribu saya pasti mikir. Kalau saya mending beli baru, ada kok ban baru yang harganya segitu," lanjutnya.

Narasumber lain yang juga memahami dunia perawatan ban, Country Manager Indonesia and Philippines (Tech International South East Asia Ltd), Unggul Kusumanto mengatakan bahwa proses ini justru berbahaya. Bagian yang dianggap bahaya dalam penambalan ban di Banyuwangi ini adalah menggunakan soda api.

"Kalau pengakuan mereka menggunakan soda api, soda api kalau bertemu dengan steel cord pada ban bisa menyebabkan korosi atau karat. Kalau steel cord pada ban sudah berkarat bisa menyebabkan kerusakan pada ban," kata Unggul, kepada detikOto, Selasa (7/7/2020).

Zulpata mengatakan bahwa secara tujuan memang sama, yaitu menutupi lubang ban termasuk dalam kategori tambal ban, bukan reparasi ban seperti vulkanisir atau balancing. Hanya saja biaya dan caranya cukup asing dalam praktek tambal ban.

"Itu masuknya sih tambal ban ya, kalau perawatan ban lain beda lagi. Tambal ban itu berarti bannya luka bocor," tutup Zulpata.



Simak Video "Tukang Tambal Cantik di Garut Goes Viral"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com