Selasa, 02 Jun 2020 18:26 WIB

Pakai Mobil Lagi Usai PSBB? Ini Bagian yang Wajib Diperiksa Sebelum Mulai Berkendara

Rizki Pratama - detikOto
Servis medium mobil kena banjir di Auto2000 Cilandak, Jakarta, Jumat (3/1/2020). Pemeriksaan mesin harus dilakukan setelah kendaraan kelamaan diparkir (Luthfi Anshori/detikOto)
Jakarta -

PSBB akan berakhir yang berarti aktivitas luar ruangan bakal kembali marak. Kalau kamu mau memakai mobil lagi setelah lama diparkir, ada satu hal yang wajib dilakukan sebelum mulai berkendara.

Sesuai rencana, Jakarta akan mengakhiri Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 4 Juni 2020. Meski masih menuai perdebatan, apabila jadwal ini tetap berjalan maka sejumlah aktivitas sosial dan ekonomi akan diperbolehkan kembali.

Aktivitas ini mau tidak mau tentu akan melibatkan kembali transportasi. Khusus untuk kendaraan pribadi sebaiknya juga perlu dipersiapkan kembali agar tak menimbulkan masalah setelah sekian lama tak digunakan.

Hal pertama yang perlu dilakukan pengecekan fisik secara visual sebelum menyalakan mesin. Pastikan ruang mesin tidak menjadi sarang hewan-hewan kecil.

"Pertama sebelum men-start mesin, pastikan aman di area ruang mesin. Buka kap mesin periksa secara visual kondisi area ruang mesin. Kadangkala saat lama tidak dipakai tikus dan bahkan kucing bersarang di area ruang mesin. Pastikan area ruang mesin terbebas dari hewan/benda-2 lain sehingga aman saat kendaraan distart/cracking," ujar Service Manager Auto2000, Suparna kala dihubungi detikcom, Selasa (2/6/2020).

Suparna menambahkan ada risiko berbahaya jika hewan itu terseret putaran mesin. Komponen mesin seperti belt, radiator, dan komponen yang berputar lainnya bisa terganggu kinerjanya.

"Banyak kejadian kendaraan langsung di-start tanpa memeriksa area kap mesin padahal ada hewan bersarang di sana, sehingga putaran mesin melilit si hewan. Selain mengakibatkan kucing mati juga menyebabkan kotoran bercak darah di area ruang mesin. Kadangkala juga menyebabkan kerusakan pada beberapa komponen mesin seperti belt, fan radiator/AC dan komponen berputar lainnya," papar Suparna.

Pemeriksaan lain yang dapat dilakukan di area mesin adalah volume oli. Pastikan pula warna dan kekentalan oli masih layak untuk digunakan oleh mesin.

"Masih di area ruang mesin, lanjutkan pemeriksaan pada oli mesin, dengan cara mencabut stick oli dan mengidentifikasi memastikan ketinggian oli pada level yang pas (berada diantara garis Low dan High). Selain ketinggian oli periksa juga secara visual warna dan keenceran oli. Jika warna berubah misal menjadi agak berwarna putih dan oli mengental atau terlihat terlalu encer maka jangan mencoba-coba men-start kendaraan sebelum oli mesin dilalukan penggantian," pungkasnya.



Simak Video "Ini Aturan Lengkap bagi yang Ingin Olahraga di GBK"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com