Pengajuan dan Pengurusan SIM Turun 80 Persen

Rizki Pratama - detikOto
Sabtu, 09 Mei 2020 17:43 WIB
Social distancing di kantor pelayanan SIM Daan Mogot
Social distancing di kantor pelayanan SIM Daan Mogot (dok.Ditlantas Polda Metro Jaya)
Jakarta -

Akibat pandemi virus corona, jumlah warga yang melakukan permohonan perpanjangan atau pembuatan SIM baru mengalami penurunan. Angkanya anjlok sampai 80%.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) demi mengurangi risiko penularan COVID-19 menyebabkan mobilitas terhenti. Volume kendaraan di sejumlah ruas jalan cenderung sepi jika dibanding hari-hari sebelum dihantui virus Corona.

Berkendara bukan lagi menjadi prioritas utama yang melebihi masalah kesehatan saat ini. Hal itu pun berpengaruh pada jumlah orang yang mengurus atau mengajukan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kasi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Lalu Hedwin Hanggara mengungkapkan bahwa telah terjadi penurunan pengajuan atau perpanjang SIM sebanyak 80 persen selama masa krisis ini.

"Penurunan 80 persen," jawabnya singkat saat dihubungi detikcom, Jumat (8/5/2020).

Titik layanan pembuatan atau perpanjangan SIM pun kini hanya terbatas di Satpas, SIM keliling sementara ini tidak beroperasi. "SIM keliling tidak operasional cuma di Satpas," tambah Kompol Hedwin.

Pembuatan SIM di Satpas tentunya juga sudah menjalankan protokoler kebersihan COVID-19. Setiap orang yang ingin mengurus SIM ke Satpas diwajibkan menggunakan masker. Saat masuk pun juga harus mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan.

"Menggunakan masker, pada saat tiba di Satpas diwajibkan mencuci tangan, mematuhi physical distancing, melalukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki satpas," jelas Kompol Hedwin.



Simak Video "Corona RI 12 Juni: Tambah 7.465 Kasus, 5.292 Sembuh"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)