Kamis, 23 Apr 2020 09:59 WIB

Nekat Mudik? Begini Penindakan yang Akan Dilakukan Polisi

Doni Wahyudi - detikOto
Mudik jadi kegiatan yang kerap dilakukan warga saat Ramadan tiba. Namun, guna putus rantai penyebaran COVID-19 pemerintah Indonesia imbau warga untuk tak mudik. Polisi sudah menyiapkan tindakan buat warga yang nekat mudik (Getty Images)
Jakarta -

Polri menegaskan akan 'memukul mundur' warga yang nekat mudik. Seperti apa tindakan yang bakal diterima pemudik yang nekat berangkat?

Setelah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo di awal pekan ini, larangan mudik akan mulai berlaku pada Jumat (24/4) besok. Beberapa upaya pencegahan sudah disiapkan polisi untuk memukul mundur para pemudik yang nekat ingin pulang ke kampung halaman.

Salah satu cara yang akan dilakukan polisi adalah membangun beberapa check point demi melakukan pemeriksaan terhadap pengendara. Selain itu, petugas juga bakal menutup ruas jalan tol dan non tol bagi kendaraan pribadi. Lebih jauh, lalu-lintas orang keluar dan masuk Jabodetabek juga akan dilarang.



Bagaimana jika polisi mendapati ada warga yang tetap mudik? Dipastikan akan ada penindakan.

"Kita akan melakukan peringatan secara keras dan kemudian kita minta kembali ke rumah masing-masing, tentunya ini akan disampaikan secara humanis dan persuasif," kata Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra, di Mabes Polri, Rabu (22/4).

Total akan ada 19 titik yang dibangun polisi untuk menyekat pemudik. Ini semua menjadi bagian dari Operasi Ketupat Polri menyambut Ramadhan dan Idul Fitri 2020.



"Total dari kegiatan ini secara keseluruhan akan diselenggarakan selama 37 hari, operasi ini mengedepankan preventif yang didukung oleh penegakan hukum," lanjut Asep.



Simak Video "Cegah Pemudik Bandel, Pemeriksaan Truk di Tol Cikarang Barat Diperketat"
[Gambas:Video 20detik]
(din/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com