Pandemi corona membuat sejumlah perusahaan otomotif seperti Fiat Chrsyler, Ford, dan General Motor memutuskan untuk working from home (WFH) atau kerja dari rumah. Namun hal itu tidak berlaku bagi bos Tesla, Elon Musk.
Dicuplik dari CNBC, Rabu (18/3/2020) pabrik mobil listrik Tesla yang berlokasi di Fremont, California tetap beroperasi seperti biasa.
Memang per 16 Maret 2020, belum ada karyawan Tesla yang terindikasi mengalami gejala virus Corona atau COVID-19 ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Elon Musk, ia tidak akan mengambil langkah work from home. Hal ini jelas dari e-mail yang ia bagikan kepada karyawannya.
"Saya ingin menjadi sangat jelas jika Anda sedang merasa sakit atau tidak nyaman, tolong jangan merasa berkewajiban untuk datang bekerja," tulis dia dalam e-mail seperti dikutip dari CNBC, Rabu (18/3/2020).
"Saya pribadi akan berada di tempat kerja, tapi itu saya. Tidak apa-apa kok, kalau kalian ingin berada di rumah untuk alasan apa pun," tambah Elon.
Dua karyawan Tesla menceritakan para pekerja di sana takut mengambil cuti sebab akan mempengaruhi penilaian kinerja dan berujung dipecat.
Musk nampaknya menganggap sepele dengan wabah yang bisa mematikan ini. Pendiri Tesla itu meminta karyawannya tidak khawatir dengan virus corona. Dijelaskannya, jumlah kematian karena kecelakaan lalu lintas lebih besar dibanding corona.
"Panik karena virus corona adalah kebodohan," begitu tulisan singkat Elon Musk di Twitter yang menjadi viral belum lama ini dan menuai cukup banyak kritikan.
(riar/din)
Komentar Terbanyak
Ini Dampak Buruk Andai Tarif Ojol Naik 8-15 Persen di Indonesia
Jangan Kaget! Biaya Tes Psikologi SIM Naik, Sekarang Jadi Segini
Ternyata Gegara Ini Insinyur India Bikin Tikungan Flyover 90 Derajat