Kamis, 20 Feb 2020 15:31 WIB

Barracuda, Kendaraan Taktis yang Jadi Langganan Klub Sepakbola di Indonesia

Rizki Pratama - detikOto
Tim persija masuk barakuda Pemain Persija Jakarta naik Barracuda (Faiq Azmi/detikcom)
Jakarta -

Pemain sepakbola bertolak menuju lapangan pertandingan menggunakan bus sudah biasa. Di Indonesia, armada pengangkutnya beda dari yang lain. Yang ditumpangi adalah kendaraan taktis Barracuda.

Yang terbaru, mobil Barracuda ini jadi alat angkut pemain dan staf Persija Jakarta saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya dalam Final Piala Gubernur Jatim 2020. Brimob Polda Jatim menyediakan satu unit kendaraan taktis dan dua unit Barracuda untuk final yang diprediksi berjalan panas ini.

Sudah terhitung sangat sering Barracuda jadi langganan pemain bola di Indonesia saat menuju stadion. Ini bisa ditemui jika dua tim papan atas yang punya sejarah perseteruan panjang berhadapan. Persib Bandung Vs Persija Jakarta jadi duel yang cukup sering menggunakan bantuan Barracuda.

Dari ketangguhannya terhadap serangan dari luar, baja yang melapisi Barracuda menjamin orang di dalamnya aman dari serangan proyektil 7,62 mm. Barracuda juga aman dari lemparan granat yang meledak. Dengan spesifikasi itu, Barracuda tentu saja kuat menahan batu, bambu, atau benda-benda lain yang sering dilempar suporter sepakbola Indonesia.

Barracuda merupakan jenis Armoured Personnel Carrier (APC) alias kendaraan angkut pasukan lapis baja yang didesain juga sebagai kendaraan pengintai untuk keperluan keamanan.

Barracuda yang digunakan kepolisian Indonesia dikembangkan oleh perusahaan Doosan Infracore Defense Products BG asal Korea Selatan. Doosan Infraforce juga dikenal sebagai produsen kendaraan militer bagi tentara di Korea Selatan. Kemudian sejak tahun 2007, Barracuda mulai dijual di luar Korea Selatan termasuk Indonesia dan Irak.

Dikutip dari situs Army Guide, Selasa (24/9/2019), Barracuda dibangun dari sasis truk Mercedes-Benz UNIMOG U-5000 (4x4). Barracuda bisa mengangkut 12 orang di dalamnya.

Kendaraan taktis ini tentu digunakan sebagai armada pengangkut yang aman untuk mengurangi resiko serangan dari luar terhadapa pemain. Dari dalam, awak yang menggunakan senjata api juga dapat melakukan tembakan keluar.

Barracuda memiliki bobot seberat 11,7 ton dan dibekali mesin diesel turbo DaimlerChrysler OM 924LA. Mesin dikawinkan dengan transmisi DaimlerChrysler Electrical Pneumatic Shifting (EPS. Transmisi tersebut memiliki konfigurasi delapan gigi maju dan enam mundur.

Meski bobotnya cukup berat, Barracuda masih sanggup melaju hingga kecepatan 100 km/jam di jalan.



Simak Video "Bermain Tanpa Penonton, Persija Vs Bhayangkara Imbang 2-2"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com