Bikin SIM tapi Belajar Nyetir Sendiri Dianggap Sebabkan Kecelakaan

Ridwan Arifin - detikOto
Kamis, 30 Jan 2020 11:44 WIB
Ilustrasi SIM A dan C
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Marcell Kurniawan dan Roslianna Ginting mengajukan gugatan UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Isi gugatan tersebut dari kalimat 'belajar sendiri' pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 77 Ayat 3.

Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu mengatakan sangat mendukung gugatan yang dilakukan Marcell-Roslina tersebut.

"Saya sangat setuju, itu akan menjadi kejelasan. Undang-undang tersebut jadi bias dalam pelaksanaannya di mana orang datang hanya dengan persyaratan umur sudah cukup, administrasi, kesehatan dengan pengalaman," kata Jusri kepada detikcom, Kamis (30/1/2020).

"Padahal UU menyebutkan harus di-endorse oleh sebuah pelatihan yang sudah ditunjuk," tambah Jusri.

"Tujuannya adalah bagaimana meningkatkan kualitas keselamatan di jalan melalui kompetensi," jelas Jusri.



Simak Video "Catat! Segini Biaya Buat SIM Baru dan Biaya Perpanjang SIM"
[Gambas:Video 20detik]