Kamis, 12 Des 2019 09:14 WIB

BBN Kendaraan DKI Resmi Naik, Ini Potensi Pendapatan Daerah

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Setelah Perda No. 6 Tahun 2019 tentang Bea Balik Nama Kendaraan diundangkan pada 11 November, mulai tanggal 11 Desember Perda tersebut berlaku. Artinya Bea Balik Nama (BBN) Kendaraan Bermotor (KB) di Jakarta resmi naik dari 10% menjadi 12,5%.

"Ya, per hari (Rabu 11 Desember 2019) ini (BBN-KB DKI) naik 12,5 persen," terang Kepala BPRD (Badan Pajak dan Retribusi Daerah) DKI Jakarta, Faisal Syafruddin, di Jakarta, Rabu (11/12/2019) kemarin.



Tentunya dengan kenaikan bea balik nama tersebut, ada potensi pajak lebih besar yang bisa mengisi kas Pemda DKI Jakarta. "Harapannya dengan peningkatan ini, meningkat pula penerimaan BBN-KB di DKI Jakarta," terang Faisal.

Lanjut Faisal menjelaskan, kenaikan BBN-KB di Jakarta bisa mendorong realisasi target pajak. Sebelumnya target pajak DKI Jakarta sudah diputuskan naik menjadi Rp 44,4 triliun dari Rp 44,1 triliun.



Ditambahkan Faisal, setiap bulan ada sekitar 600.000 unit kendaraan bermotor roda dua dan roda empat baru yang hadir di Jakarta. "Dan itu berpotensi menyumbang PAD (Penerimaan Asli Daerah) sekitar Rp 100 miliar atau Rp 1,2 triliun dari kenaikan BBN 2,5% ini," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Tampang dan Fitur Baru di Honda CBR250RR"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com