Kamis, 14 Nov 2019 18:10 WIB

Mengenal Driver Pinggir dan Tengah di Bus AKAP

Luthfi Anshori - detikOto
Ilustrasi bus AKAP Foto: Grandyos Zafna Ilustrasi bus AKAP Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Setiap angkutan bus umum dengan trayek Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) biasanya memiliki tenaga pengemudi lebih dari satu. Tujuannya supaya pengemudi tidak cepat lelah dan ngantuk, karena pekerjaan mereka dilakukan secara bergantian.

Dalam dunia angkutan bus dikenal istilah driver pinggir dan driver tengah. Driver pinggir akan mengemudikan bus di awal perjalanan dan akhir perjalanan. Sementara driver tengah membawa bus di tengah-tengah perjalanan.


"Jadi mereka itu kan berdua satu bus. Misal kalau di PO Putera Mulya itu start dari Wonogiri (Jawa Tengah) pengemudi A. Pengemudi A biasanya bawa bus sampai daerah Gringsing (Batang-Jawa Tengah)," kata Pimpinan PT Putera Mulya Sejahtera, Kurnia Lesani Adnan, kepada detikcom, Kamis (14/11/2019).

Kemudian setelah sampai Gringsing atau tempat kontrol pertama, menurut Sani pengemudi A akan berganti peran dengan pengemudi B. Selanjutnya pengemudi A bisa beristirahat atau tidur.

"Pengemudi A akan membawa bus sampai titik kontrol kedua di daerah Subang atau di Cipali. Biasanya di sini sekalian isi solar. Setelah itu pengemudi B ganti posisi lagi sama pengemudi A yang sudah istirahat (tidur). Pengemudi akan membawa bus sampai tujuan akhir atau terminal akhir," lanjut Sani.


Menurut Sani, selama bertugas pengemudi bus memang umumnya selalu tidur di bus. "Tapi tetap ada libur, kalau di kita pakai sistem 4-1. Jadi 4 PP (Pulang-Pergi) dan 1 trip dia istirahat. Jadi kalau 8 hari, misal Senin ketemu Senin, dia dapat libur 2 hari," katanya lagi.

"Tapi itu tergantung juga, kalau ada yang sakit, dia harus ambil libur beberapa hari. Di kita juga ada pengemudi rotasi juga," ujarnya.

Menurut Sani, dalam satu bus biasanya ada 3 awak yang bertugas. "2 orang pengemudi dan 1 orang kernet yang melayani bagasi dan penumpang. Itu kalau PO Putera Mulya yang di Jawa. Kalau yang PO SAN yang dari Sumatera ke Jawa atau di dalam Sumatera itu standarnya 4 orang. 2 pengemudi dan 2 kernet, karena jarak lebih jauh dan jam kerja lebih panjang," pungkasnya.

Simak Video "Warga Italia Nikmati Bus Otonom Ramah Lingkungan"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/riar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com