Sabtu, 12 Okt 2019 18:30 WIB

SPBU Inggris Mau ke Ibu Kota Baru?

Rizki Pratama - detikOto
Foto: BP AKR Fuels Ritel Foto: BP AKR Fuels Ritel
Jakarta - Ibu kota baru di Pulau Kalimantan memang menjadi salah satu peluang bisnis baru yang mulai dilirik para penanam modal. Meski tampak menggiurkan, peluang ini tampaknya belum diambil oleh penyedia BBM asal Inggris, British Petroleum (BP) yang baru masuk di Indonesia tahun 2018 lalu.

"Ya pasti menarik dan kembali lagi bagaimana pun kami akan align dengan hal itu cuma seperti seperti saya bilang kami stick ke plan awal dulu sambil melihat nanti bagaimana," kata Dealer Development Manager BP, Benny Oktaviano saat ditemui detikcom di AKR Tower, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (11/10/2019).

Menurutnya tak semudah itu melakukan investasi modal ke kawasan yang belum dijamah oleh BP. Ada berbagai kepentingan dan kebijakan yang harus diselesaikan agar dapat masuk ke wilayah yang nantinya bakal menjadi pusat negara tersebut.



"Karena itu nanti ada semacam government policy karena membangun SPBU ada semacam rule seperti zoning penentuan tempat dan lokasi dan ini hal yang sebenarnya sangat penting," paparnya.

Sementara itu BP akan terus gencar melakukan perluasan jaringan di kepulauan Jawa terlebih dahulu. Dalam 10 tahun ke depan, BP menargetkan 350 SPBU tersebar di daerah Banten, Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

"Kami menargetkan 10 tahun ke depan punya 350 SPBU tapi kita punya rencana sendiri kita bangun fase awal dengan apa yang kita punya. Kami fokus membeli area di Banten, Jabodetabek, Jawa Barat dan Jawa Timur sambil kami melihat spot lain yang bisa kami masuki berdasarkan rencana kami," tutupnya.

Simak Video "SPBU di Bukittinggi Hangus Terbakar, Api Diduga Berasal dari Mobil"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com