Jumat, 11 Okt 2019 18:30 WIB

Gonta Ganti Merek BBM, Amankah?

Rizki Pratama - detikOto
Foto: BP AKR Fuels Ritel Foto: BP AKR Fuels Ritel
Jakarta - Di Indonesia selain Pertamina ada merek dagang lain yang menawarkan bahan bakar fosil kendaraan. Sebut saja ada Shell, Total dan baru-baru ini dari Inggris ada pula British Petroleum (BP).

Entah karena faktor tarif per liter atau kecocokan dengan kendaraan, tentu ada beberapa orang yang sempat mencoba-coba berganti BBM. Lantas apakah penggantian itu memberikan dampak buruk pada mesin?

"Sebenarnya di kita tidak ada efeknya asalkan pada saat pengisian bahan bakar tetap di RON (oktan) yang sama," kata Brand and Communication Manager BP, Syahran Sidik Wahab saat ditemui detikcom di AKR Tower, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (11/10/2019).



Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa setiap merek BBM memiliki kandungan oktan yang relatif sama. Selama kandungan oktan tersebut setara menurutnya tidak akan menjadi masalah. Kecuali jika tingkat jenis oktan mengalami penurunan dari yang tinggi ke rendah.



"Jadi misalkan sebelumnya isi di SPBU lainnya menggunakan RON 90 di kita pakai RON 90 juga nggak masalah, naik ke 92 juga boleh," jelasnya.

"Tapi kalau sebelumnya pakai 92 trus di kita pakai 90 itu akan masalah karena setiap mesin performanya beda itu punya kita anjurkan yang lama dan baru tetap sama RON-nya itu tidak akan masalah sama sekali," timpalnya.

Simak Video "B30 Bisa Bikin Negara Hemat Rp 70 Triliun"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com