"Orang kalau mengalami force majeure begitu kan yang pertama kali dilakukan adalah menunda pembelian (produk otomotif)," kata Direktur Pemasaran 4W PT Suzuki Indomobil Sales, Dony Ismi Saputra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Udah ada laporan sih, tingkat kunjungan konsumen (walk-in) ke showroom dengan adanya kasus ini turun sekitar 50 sampai 60 persen, khususnya di Sumatera dan Kalimantan," terang Dony.
Meski begitu, menurut Dony tidak semua daerah terdampak Karhutla sepi dari aktivitas penjualan mobil.
"Ada satu daerah di Banjarmasin contohnya, itu tingkat kunjungan konsumen ke diler justru naik 110 persen, ini agak anomali sih," kata Dony.
"Kalau kami sih curiganya mereka punya program kuat atau konsumen lagi kenceng di sana, sehingga mereka nggak mau pending dulu, langsung eksekusi cepat," terang Dony.
(lua/lth)













































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes