Kamis, 26 Sep 2019 10:43 WIB

Hasil Uji BBM B30 Diumumkan, Diklaim Lebih Ramah Lingkungan

Luthfi Anshori - detikOto
Uji coba B30. Foto: Solehudin Uji coba B30. Foto: Solehudin
Jakarta - Kementerian ESDM resmi mengumumkan hasil uji coba bahan bakar biodiesel 30% atau B30. Pengumuman ini dilakukan bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Universitas Indonesia dalam kegiatan 'Biodiesel Goes To Campus' di UI, Senin lalu (23/9/2019).

Dalam diskusi itu, Kepala Badan Litbang ESDM Dadan Kusdiana memaparkan tentang update hasil Road Test B30 sebagai BBM yang Ramah Lingkungan. Untuk hasil sementara road test B30 menunjukkan catatan positif.

Menurut Dadan, konsumsi bahan bakar rata-rata meningkat 0,87% dan power/daya rata-rata meningkat 0,84%. Fungsi komponen kendaraan juga masih berfungsi dengan baik, oli masih mengikuti spesifikasi, termasuk filternya.



Hasil sementara uji B30 juga diklaim menunjukkan penurunan dampak terhadap lingkungan, emisi CO turun sebesar 0,1-0,2 gram/km dan emisi PM turun sebesar 0,01-0,08 gram/km.

Berdasarkan pengalaman dalam penggunaan B20, mandatory B20 telah mampu mengurangi emisi gas ruang kaca, ekuivalen dengan produksi gas buang yang dihasilkan 20.000 bus kecil selama setahun.



Ada tujuh merek kendaraan yang disediakan oleh Gaikindo, yang sebagian besar merek perusahaan kendaraan Jepang. Persentasi ini memenuhi syarat, karena hampir 70 persen mobil Indonesia merupakan produksi Jepang. Setiap kendaraan diuji oleh tiga sopir secara bergantian untuk memastikan kondisi kendaraan.

Selain pengujian B30 di kendaraan, pemerintah juga menyiapkan antisipasi penambahan konsumsi biosolar. Selama tahun 2017-2018, rata-rata konsumsi solar bersubsidi sebesar 15 juta kiloliter, ditambah konsumsi solar yang tidak disubsidi sekitar 17 juta kiloliter, sehingga total konsumsi sekitar 32 juta kiloliter.

Untuk itu pemerintah memastikan pasokan biofuel dari para produsen mampu memenuhi peningkatan kebutuhan biofuel untuk campuran B30. Jumlah produksi biofuel Indonesia terbesar di dunia dengan kapasitas produksi produsen biofuel sebesar 12 juta kiloliter. Produksi biofuel tersebut cukup untuk memasok B30 dan tiap tahun akan terus meningkat.

"Ada 26 produsen biofuel siap memasok biofuel dan tahun depan akan ada tambahan satu atau dua pabrik baru", terang Dadan.

Simak Video "Uji Coba B30, ESDM Pastikan Performa Mesin dan Biaya Servis"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com