Minggu, 25 Agu 2019 10:41 WIB

Motor dan Mobil Antik Padati Yogyakarta

Pradito Rida Pertana - detikOto
Motor antik. Foto: Pradito Rida Pertana Motor antik. Foto: Pradito Rida Pertana
Yogyakarta - Motor Antique Club Yogyakarta (MACY) menggelar even tahunan Djogjantique Day. Selain menghadirkan sejumlah motor antik yang dipamerkan, event tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat akan merawat motor antik.

Pantauan detikcom, tampak ratusan orang memadati pelataran Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta. Tampak pula beberapa motor dan mobil antik berjejer di lokasi tersebut.


Melongok lebih jauh, terdapat beberapa stand yang menjual beragam barang vintage, mulai dari onderdil, aksesori hingga motor antik. Tak hanya itu, terdapat pula puluhan motor antik dari tahun 1922 yang dipamerkan dalam Djogjantique Day.

Ketua Panitia Djogjantique Day, Ardy 'Sinchan' Tjandranata mengatakan, bahwa setiap tahun MACY menggelar acara bertema motor antik. Namun, dalam 5 tahun terakhir ini MACY mulai menamai gelaran tahunannya itu dengan nama Djogjantique Day.

"Untuk event tahun ini ada 32 motor yang dipamerkan mulai, mulai dari keluaran tahun 1922 sampai tahun 1950 ada. Kalau untuk mobil antik yang dipamerkan ada 14 mobil mulai dari Dos Chevrolet sampai yang paling muda jenis Holden," ujarnya saat ditemui detikcom di pelataran Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, Sabtu (24/8/2019) petang.


"Selain itu ada 68 klub motor antik se-Indonesia yang datang untuk memeriahkan event tahunan ini," imbuh Sinchan.

Sinchan mencontohkan, untuk motor yang paling tua adalah motor Harley-Davidson JD keluaran tahun 1922. Selain itu terdapat pula beragam motor antik, mulai dari yang berfungsi sebagai motor bantuan medis hingga motor antik yang dengan penggerak gardan bertenaga 600 cc.

"Event kali ini lebih kami tekankan ke Vintage Paradise atau surganya para pecinta motor antik. Jadi setiap orang masuk sini (area Djogjantique Day) bisa merasakan sensasi memorabilia," katanya.

"Karena di sini tidak hanya penuh dengan motor antik saja, tapi ada penjual aksesori motor antik, onderdil vintage dan barang-barang vintage," sambung Sinchan.

Meski acara tersebut dijejali banyak bikers, Sinchan menyebut bahwa sebagian besar pengunjung adalah masyarakat umum, dan hal itu memang menjadi tujuan MACY dalam mengadakan Djogjantique Day tahun ini.

"Jadi tujuan event ini sebenarnya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat kalau pemotor itu tidak semua ugal-ugalan dan bisa berkreasi bahkan mengedukasi masyarakat. Edukasinya itu seperti bagaimana cara merawat motor antik kepada masyarakat yang juga punya motor antik," katanya.


Sinchan menambahkan, bahwa event tahunan ini berlangsung selama 3 hari dan hari ini memasuki hari terakhir dalam penyelenggaraannya. Menurutnya, sudah ada belasan ribu pengunjung yang datang ke event tersebut.

"Kami tidak ada target khusus ya, wong event ini gratis dan siapa saja boleh datang. Dari data kami sudah ada 14 ribu pengunjung yang datang dan 60 persen adalah masyarakat umum, itu sangat menggembirakan," ucapnya.

Simak Video "Bupati Tegal Diteror, Mobil Dinasnya Dibakar Pria Misterius"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com