Sabtu, 10 Agu 2019 07:41 WIB

Pengguna Mobil Pribadi, Jangan Cari Jalur Alternatif Saat Kena Ganjil-Genap

Luthfi Anshori - detikOto
Ganjil Genap oto: Agung Pambudhy Ganjil Genap oto: Agung Pambudhy
Jakarta - Perluasan ganjil-genap yang diterapkan di DKI Jakarta bukan hanya untuk mengurai kemacetan di jam-jam tertentu. Lebih dari itu, kebijakan ini punya tujuan untuk menekan polusi udara yang makin memburuk di Jakarta.



Masalahnya, penerapan ganjil-genap saja, kadang tidak cukup untuk mengatasi peningkatan volume kendaraan di jalanan Jakarta. Sebab, pengguna mobil yang kena aturan ganjil-genap masih bisa menghindar dengan lewat rute alternatif.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo berharap, jika pengguna mobil pribadi tidak lantas mencari rute alternatif jika terkena aturan itu.

"Yang dipikirkan masyarakat (pengguna mobil pribadi-Red) saya akan lewat jalan alternatif mana? Ini seharusnya keliru, yang dipikirkan adalah alternatif saya di situ modanya apa?," kata Syafrin dalam sebuah program acara di CNN Indonesia TV.

Ilustrasi Ganjil GenapIlustrasi Ganjil Genap Foto: Pradita Utama


Dikatakan Syafrin, Pemda DKI ingin melakukan perubahan cara bertransportasi masyarakat Jakarta.



"Di sini kami sudah men-delivery layanan angkutan umum yang cukup baik, ada Transjakarta, bahkan juga ada MRT dari Lebak Bulus sampai Bundaran HI," kata Syafrin.

"Karena kami sudah memikirkan bagaimana mobilitas masyarakat ini difasilitasi, tidak memfasilitasi kendaraannya, tapi pergerakannya yang kita fasilitasi," ujarnya.

Simak Video "Perluasan Ganjil Genap, Anies Akan Tambah Armada Angkutan Umum"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com