Rabu, 17 Jul 2019 17:04 WIB

7 dari 10 Keluarga Korban Kecelakaan Jatuh Miskin

Rizki Pratama - detikOto
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas Foto: Edi Wahyono Ilustrasi kecelakaan lalu lintas Foto: Edi Wahyono
Tangerang - Banyak kerugian yang dialami dalam sebuah kecelakaan lalu lintas. Tidak hanya korbannya, perlu diingat keluarga juga merasakan dampaknya langsung.

Kasubdit Angkutan Multimoda dan Antarmoda Dinas Perhubungan, Ahmad Wahyudi mengatakan kecelakaan bahkan dapat merugikan finansial keluarga korban. Bahkan sebagian besar menyebabkan jatuh miskin.



"Rata-rata 7 dari 10 keluarga orang yang menjadi korban kecelakaan jatuh miskin. Ini pekerjaan berat pemerintah untuk menurunkan angka kecelakaan," ujar Yudi saat ditemui dalam National Hino Dutro Safety Driving Competition, Jatake, Tangerang, Rabu (17/7/2019).

Ia menambahkan angka kecelakaan yang menyebabkan kematian di jalanan Indonesia juga sangat besar. Setidaknya 4 hingga 5 orang meninggal dunia akibat kecelakaan setiap satu jam. "Data kecelakaan menunjukkan per hari meninggal 70-75 orang, per jam 4-5 orang meninggal," ungkapnya.

Kasubbag Pers Polres Jakarta Barat, Kompol Yuliati juga menekankan pentingnya kedisiplinan pengemudi truk. Dengan terbiasa disiplin segala kesalahan manusia yang berujung pada kecelakaan lalu lintas bisa diminimalisir.

"Tiga titik yaitu dari jati diri kita, keselamatan lingkungan, perawatan kendaraan. Selama ini perawatan kendaraan dianggap remeh kedisiplinan itu masih kurang jauh," tegas Yuliati dalam kesempatan itu.

Ia menambahkan masih banyak pengendara yang menganggap sepele aturan lalu lintas. Padahal setiap detik di jalan itu dapat menentukan umur seseorang.

"Seringkali ada yang lawan arus terus beralasan cuma dekat 2 meter, per detik nyawa walau cuma 2 meter," tukas Yuliati.


7 dari 10 Keluarga Korban Kecelakaan Jatuh Miskin
(rip/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com